Imigrasi Singaraja Deportasi Tujuh Pekerja Cina Ilegal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahasiswi dari KAMMI melakukan unjuk rasa di Bandung, Jawa Barat, 11 Januari 2017. Mereka menuntut pemerintah untuk membatalkan kenaikan harga BBM dan listrik, mencabut PP no 60 tentang penerimaan negara bukan pajak, serta tindakan tegas terhadap tenaga kerja asing ilegal. TEMPO/Prima Mulia

    Mahasiswi dari KAMMI melakukan unjuk rasa di Bandung, Jawa Barat, 11 Januari 2017. Mereka menuntut pemerintah untuk membatalkan kenaikan harga BBM dan listrik, mencabut PP no 60 tentang penerimaan negara bukan pajak, serta tindakan tegas terhadap tenaga kerja asing ilegal. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Kantor Imigrasi Kelas II-B Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, mendeportasi tujuh orang tenaga kerja asing asal Cina yang menjadi pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang secara ilegal.

    "Sebelumnya, kami telah memeriksa delapan orang TKA, tetapi hanya satu orang yang mengantongi dokumen lengkap," kata Kepala Imigrasi Singaraja, Viktor Manurung, Selasa, 4 April 2017.

    Sebelumnya, Imigrasi memeriksa delapan orang secara intensif yakni Guan Guolei, 38 tahun, Song Xiansheng (50), Lyu Jie (40), Xie Yinlong (29), Ye Mao (31), Yang Zumin (46), Lin Jianli (47) dan Pei Yuqiang (31).

    Ia menambahkan, tenaga kerja asal Negeri Tirai Bambu tersebut hanya mengantongi visa kunjungan dan hanya seorang yang memiliki dokumen berupa kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).

    Pihaknya akan melakukan langkah-langkah penertiban terhadap keberadaan orang asing di wilayah tugas Imigrasi Singaraja yakni Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem.

    "Kami bekerja serius dan tidak mau main-main dalam masalah tenaga kerja asing. Pengawasan akan fokus ke semua tempat konsentrasi yang memungkinkan orang asing melakukan kegiatan ilegal di tiga wilayah itu," paparnya.

    Sementara itu, Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja sebelumnya juga sudah mendeportasi dua pekerja Tiongkok bernama He Xingji (58) dan Lin Meihua (52).

    Keduanya dideportasi setelah ketahuan bekerja di sebuah tambak udang di daerah Kabupaten Jembrana.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.