Kurs Dolar AS Menguat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang dolar.  REUTERS/Guadalupe Pardo

    Ilustrasi mata uang dolar. REUTERS/Guadalupe Pardo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kurs dolar Amerika Serikat menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lain pada Senin atau Selasa pagi, 4 April 2017, karena investor mencerna data terbaru manufaktur dari Amerika.

    Indeks manufaktur, juga dikenal sebagai indeks pembelian manajer (PMI), tercatat 57,2 pada Maret, di atas perkiraan pasar 57, tapi menurun 0,5 persentase poin dari angka bulan sebelumnya 57,7. Demikian Institute for Supply Management (ISM) dalam laporannya, Senin, 3 April 2017.

    Sedangkan para investor terus memantau risalah dari pertemuan Federal Reserve Amerika dan laporan penggajian atau payroll non-pertanian Amerika, yang akan keluar pada akhir pekan ini.

    Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,16 persen menjadi 100,51 pada akhir perdagangan Senin, 3 April.

    Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi US$ 1,0668 dari US$ 1,0685 dan pound sterling turun menjadi US$ 1,2478 dari US$ 1,2539 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi US$ 0,7603 dari US$ 0,7645.

    Dolar Amerika dibeli 110,93 yen Jepang, lebih rendah dari 111,28 yen pada sesi sebelumnya. Dolar Amerika naik menjadi 1,0018 franc Swiss dari 1,0008 franc Swiss dan naik tipis menjadi 1,3389 dolar Kanada dari 1,3295 dolar Kanada.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?