Presiden Resmikan Pembangkit Panas Bumi Sarulla Mei 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo, didampingi Menko bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto dan Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Irfan Zainuddin meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Unit 5 & 6 PT Pertamina Geothermal Energy Lahendong disela-sela peresmian di Tompaso, Minahasa, Sulawesi Utara, 27 Desember 2016. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Joko Widodo, didampingi Menko bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto dan Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Irfan Zainuddin meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Unit 5 & 6 PT Pertamina Geothermal Energy Lahendong disela-sela peresmian di Tompaso, Minahasa, Sulawesi Utara, 27 Desember 2016. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo direncanakan meresmikan beroperasinya pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Sarulla pada Mei 2017.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan Presiden Joko Widodo mendorong pengembangan tenaga panas bumi untuk sektor ketenagalistrikan. Oleh karena itu, direncanakan pada Mei 2017 proyek PLTP Sarulla Unit I dengan kapasitas mengalirkan listrik 110 mega watt (MW) bisa diresmikan presiden kendati telah beroperasi secara komersial (commercial operation date/COD) di 18 Maret 2017.

    "Presiden kan sangat dorong penggunaan panas bumi. Jadi beliau dorong penggunaan panas bumi untuk pembangkit listrik," ujarnya usai melakukan kunjungan ke PLTP Sarulla Unit I di Tarutung, Sumatera Utara, Jumat, 31 Maret 2017.

    Lihat:
    Aksi 313, NU: Ahok Sedang Disidang, Apalagi yang Dituntut?
    Pemimpin Aksi 313 Sekaligus Sekjen FUI, Al Khaththath, Ditangkap
    Aksi 313, Ratusan Orang Berangkat dari Stasiun Depok

    Agenda kunjungan ke PLTP Sarulla Unit I dihadiri Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agus Hermanto, Ketua Komisi VII Gus Irawan Pasaribu, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana, Presiden Direktur PT Medco Energi Internasional, Tbk Hilmi Panigoro, Presiden Direktur PT Medco Power Indonesia Fazil Erwin Alfitri, Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energi Irfan Zainuddin dan Direktur Bisnis Regional PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Amir Rosyidin.

    Presiden Direktur PT Medco Energi Internasional, Tbk, Hilmi Panigoro mengatakan Unit I sudah beroperasi dengan kapasitas 110 mega watt (MW). Nantinya, menyusul pengoperasian Unit II dan Unit III yakni pada September 2017 dan Mei 2018.

    Totalnya, kapasitas listrik yang dihasilkan dari PLTP Sarulla sebesar 3x110 MW atau 330 MW. Adapun, Sarulla memiliki potensi pengembangan hingga 1.000 MW berdasarkan data pada 2006 ketika Medco memenangkan lelang.

    "Yang sudah ada sekarang itu 330 MW. September dan Mei. Kalau potensi itu 1.000 MW. Kita pernah studi setelah kita masuk kesini di 2006, di sana ditemukan potensi hingga 1.000 MW," katanya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.