Ini Yang Membuat Raisa Tertarik Nabung Saham

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Raisa Andriana dan Isyana Sarasvati saat memberikan keterangan pers terkait peluncuran single kolaborasi mereka bertajuk Anganku Anganmu di Senayan City, Jakarta, 30 Maret 2017. TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi Raisa Andriana dan Isyana Sarasvati saat memberikan keterangan pers terkait peluncuran single kolaborasi mereka bertajuk Anganku Anganmu di Senayan City, Jakarta, 30 Maret 2017. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi pop Raisa Andriana membagikan pengalamannya ketika pertama kali dikenalkan temannya yang seorang broker untuk belajar berinvestasi melalui menabung saham.

    Di hadapan penonton yang hadir dalam acara Stock Sound di Bursa Efek Indonesia , Raisa langsung tertarik ketika temannya pertama kali menawarkan investasi jangka panjang dengan imbal hasil yang lebih besar.

    Baca: Hamish Daud Sibuk Diwawancara, Raisa Salah Tingkah

    "Cuma pertama kali diajakin, mau gak beli saham? Aku merasa menarik banget karena ini bukan sesuatu yang biasa," tutur Raisa  saat berbincang di atas panggung bersama Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio, di Mainhall BEI, Jumat, 31 Maret 2017.

    Raisa tak menjelaskan lebih rinci kapan ia memulai berinvestasi lewat saham. Namun ia mengaku telah mendapat capital gain. Kini Raisa  telah memiliki tiga jenis saham yang ia beli melalui perusahaan broker Mandiri Sekuritas.

    "Aku diajarin dua kali, lalu mulai berani. Dan sekarang aku bisa memilih sendiri (saham) di tiga perusahaan. Brokernya Mandiri Sekuritas," tutur pelantun tembang LDR itu.

    Simak: BEI Dinilai Termasuk Bursa Terbaik di Dunia

    Menurut Raisa, mungkin bagi sebagian orang awam masih takut untuk membeli saham. Bagi dia, berinvestasi melalui saham dapat dilatih secara otodidak. "Pesannya jangan takut untuk menanam saham kalau takut ya latihan," ucapnya.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.