Jarak 72,5 Kilometer, Tarif KRL Rangkasbitung-Tanahabang Rp 8.000

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang yang akan naik KRL Jabotabek berbaris saat kereta tiba di Stasiun Manggarai, Jakarta. Tempo/Tony Hartawan

    Penumpang yang akan naik KRL Jabotabek berbaris saat kereta tiba di Stasiun Manggarai, Jakarta. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Rangkasbitung - PT Kereta Api Indonesia Commuter Line Jabodetabek (KCJ) mengoperasikan Kereta Rel Listrik (KRL) melayani rute Rangkasbitung-Tanahabang sepanjang 72,5 kilometer mulai diberlakukan Sabtu, 1 April 2017, terdiri dari 19 perjalanan.

    Kepala Stasiun Rangkasbitung Endarno di Lebak mengatakan, pengoperasian commuter line rute Rangkasbitung-Tanahabang 19 perjalanan memiliki jadwal layanan mulai pukul 04.00 WIB sampai 20.40 WIB.

    Sedangkan, rute Tanahabang-Rangkasbitung sebanyak 16 perjalanan mulai pukul 05.50 WIB hingga 21.45 WIB.  Setiap KRL mengangkut sekitar 850 ribu penumpang per hari.

    Frekuensi keberangkatan commuter line dilakukan setiap 30 menit guna melayani masyarakat yang hendak bekerja di wilayah Jabodetabek. Pengoperasian commuter line tersebut juga membatalkan KA Ekonomi yang selama ini melayani rute Rangkasbitung-Tanahabang.

    Penumpang hanya dikenakan tarif Rp 8.000 per orang rute Rangkasbitung-Tanahabang dan sebaliknya. Namun, jalur ganda saat ini baru tersambung sampai Stasiun Maja,sedangkan rute Rangkasbitung-Maja dilayani satu rel.

    Saat ini, peron maupun fasilitas sudah dipasang meliputi pintu masuk dan keluar elektronik, loket, perangkat tiket elektronik, dan pos kesehatan. "Kami berharap pengoperasian KRL itu dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata Endarno.

    Endarno mengatakan, apabila KRL dioperasikan maka KA Ekonomi akan dialihkan melayani Rangkasbitung-Serang-Cilegon-Merak. Saat ini, Stasiun Rangkasbitung terus ditingkatkan pelayanan dan pengamanan menjelang pengoperasian KRL tersebut. Bahkan, pengamanan melibatkan anggota Marinir dan petugas PKD Stasiun Rangkasbitung.

    Pengoperasian commuter line dipastikan akan banyak penumpang dari wilayah Banten menggunakan jasa angkutan KRL dengan alasan tiket murah dan terjangkau. "Kami terus meningkatkan pelayanan agar masyarakat pengguna angkutan dapat menikmati kenyamanan dan keselamatan," kata Endarno.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.