Harga Ayam Anjlok, Mendag Minta Penurunan Harga Pangan Ternak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyapa pedagang saat meresmikan Pasar Rakyat Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, 30 Januari 2017. Pasar rakyat tersebut baru saja selesai direvitalisasi dengan anggaran Rp 6 miliar oleh Kementerian Perdagangan. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyapa pedagang saat meresmikan Pasar Rakyat Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, 30 Januari 2017. Pasar rakyat tersebut baru saja selesai direvitalisasi dengan anggaran Rp 6 miliar oleh Kementerian Perdagangan. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan anjloknya harga daging ayam dan telur harus diantisipasi dengan penurunan biaya produksi. Untuk itu ia meminta agar Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) menurunkan harga
    pakan ternak.

    Menurut Enggar, para peternak unggas rakyat mengeluh karena mengalami kerugian, akibat harga pakan yang tinggi dan harga bibit yang cukup tinggi, sehingga mengakibatkan harga jual menjadi rendah. Para peternak unggas rakyat mengeluhkan
    harga jagung tinggi dan juga soal persaingan dengan integrator. "Saya bilang tak mungkin (integrator dihentikan), di mana kepastian usaha," ucapnya di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis 30 Maret 2017.

    Baca: Nilai Perdagangan Indonesia-Prancis Miliaran, Ini Kata Ketua DPR

    Politikus Partai NasDem ini tak setuju dengan keinginan para peternak yang meminta harga pokok produksi dinaikkan. Sebab akan merugikan konsumen. Untuk itu, Enggar akan mengundang  GPMT dan pihak integrator untuk pembahasan lebih lanjut
    masalah ini dan diharapkan bisa segera terselesaikan. Terlebih Presiden Joko Widodo meminta dirinya memperhatikan nasib petani dan peternak.

    Sejumlah peternak unggas rakyat menggelar aksi unjuk rasa hari ini (Kamis 31 Maret 2017). Mereka mengeluhkan harga daging ayam dan telur yang anjlok sejak 2013. Mereka  meminta pemerintah melarang perusahaan integrator menjual daging ayam ke pasar tradisional.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?