Ini Strategi Pemerintah Jaga Pasokan dan Stabilisasi Harga Pangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menaiki Harvester saat panen raya padi di desa Masamba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, 13 Desember 2016. Pada kesempatan tersebut Menteri pertanian memanen padi petani di atas luas lahan sekitar 1.342 hektar dengan hasil panen sekitar 8,1 ton perhektar. Iqbal Lubis

    Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menaiki Harvester saat panen raya padi di desa Masamba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, 13 Desember 2016. Pada kesempatan tersebut Menteri pertanian memanen padi petani di atas luas lahan sekitar 1.342 hektar dengan hasil panen sekitar 8,1 ton perhektar. Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengadakan rapat koordinasi pengamanan pasokan dan stabilisasi harga pangan. Amran mengatakan telah menyiapkan stok pangan dan strategi kestabilan harga pangan pada bulan Ramadan nanti.

    "Kita masih punya waktu 2 bulan. Stok sekarang alhamdulillah untuk beras ada 1,9 juta ton, cukup untuk 8 hulan ke depan. Ini baru panen 2 bulan 3 minggu (lalu) tapi stok kita cukup untuk 8 bulan ke depan," ujar Amran di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, 27 Maret 2017.

    Untuk harga bawang, kata Amran, cenderung turun dan stoknya mencukupi. Sementara untuk mengatasi potensi kenaikan harga, Amran menargetkan paling lambat 1 bulan ke depan sudah tersedia 1000 ton bawang putih, dan 2000 ton bawang merah. "Ini persiapan manakala harga bergerak naik, kita bergerak lebih awal. Itu kita sepakati," kata Amran.

    Baca: BI dan Pemerintah Jaga Inflasi Harga Pangan di 4-5 Persen

    Ia menyampaikan bahwa pihak Kementerian Pertanian akan menyiapkan bawangnya, dan akan dibeli oleh Bulog, kemudian gudangnya akan dipersiapkan oleh pihak Kementerian Perdagangan. "Ini sinergi yang kita buat tim bersama untuk menghadapi persiapan sebelum dan setelah ramadhan," ujarnya.

    Sedangkan untuk mengatasi fluktuasi harga daging, Amran mengaku sudah memiliki stok sebanyak 40 ribu ton daging beku impor saat ini. Ia berharap ke depan akan ditambah lagi kurang lebih 50 ribu ton.

    Simak: Jokowi Tak Puas Harga Pangan Masih Mahal

    "Ini lebih dari cukup untuk menghadapi bulan ramadhan. Daging beku harganya maksimal 80 ribu (per kilogram), bahkan ada yang jual 75 ribu, 65 ribu, yang penting nggak boleh lebih dari 80 ribu," kata Amran.

    Adapun untuk harga cabai, Amran mengaku sudah menurun. Menurutnya, program gerakan tanam cabai secara nasional pada 3 bulan yang lalu telah membuahkan hasil. "Alhamdulillah cabai sudah turun yang kita khawatirkan harga meluncur tidak bisa terkendali. Itu lah hal yg kita sepakati, mudah-mudahan bisa berjalan ke depan."

    RICHARD ANDIKA | WAWAN PRIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.