Bandara Bali Kucurkan Rp 4,5 Miliar Bangun Parkiran Motor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan asing menyaksikan pertunjukan Tari Barongsai saat Tahun Baru Imlek 2568 di terminal kedatangan internasional, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, 28 Januari 2017. Dalam rangka perayaan Imlek tersebut Angkasa Pura II menampilkan atraksi seni khas Tionghoa yang bertujuan untuk menghibur sekaligus menyambut para wisatawan yang baru tiba di Bali. TEMPO/Johannes P. Christo

    Sejumlah wisatawan asing menyaksikan pertunjukan Tari Barongsai saat Tahun Baru Imlek 2568 di terminal kedatangan internasional, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, 28 Januari 2017. Dalam rangka perayaan Imlek tersebut Angkasa Pura II menampilkan atraksi seni khas Tionghoa yang bertujuan untuk menghibur sekaligus menyambut para wisatawan yang baru tiba di Bali. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Kuta - PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menginvestasikan Rp 4,5 miliar untuk membangun parkir motor baru karena parkir yang ada selama ini sudah melebihi kapasitas.

    "Parkir motor baru ini bisa menampung sekitar tiga ribu kendaraan roda dua," kata Pelaksana Tugas Sementara Manajer Pemasaran Komersial Unit Bisnis Strategis (SBU) Bandara Ngurah Rai, Annang Setiabudi di, Kuta, Kabupaten Badung, Jumat, 24 Maret 2017.

    Rencananya pembangunan parkir motor itu mulai digarap pada April 2017 dan ditargetkan rampung Juni 2017 sebelum arus mudik Lebaran. Lahan parkir roda dua itu mengambil tempat di lahan kosong yang berada di dekat masjid gedung unit bisnis strategis (SBU) atau di seberang gedung parkir motor bertingkat.

    Baca:
    Rieke Diah Usulkan Proyek Kereta Cepat Dihentikan  
    Istri Orang Terkaya di Dunia Bertemu Jokowi, Ini Yang Dibicarakan
    Kenapa Darmin Sebut Utang Meningkat Tak Perlu Khawatir?

    Bandara setempat menyediakan dua gedung parkir bertingkat khusus roda dua dan parkir roda dua di lahan terbuka. Namun, ternyata belum mampu menampung lonjakan kapasitas sepeda motor pengguna jasa. Kapasitas parkir mobil di gedung dan parkir lahan terbuka total mencapai 1.450 lot dan motor di gedung dan lahan terbuka mencapai 2.965 lot. "Kapasitas semua over ketika jam sibuk sudah di atas tujuh persen dari itu," katanya.

    Sedangkan gedung parkir mobil bertingkat dengan dilengkapi sistem panduan parkir atau PGS, lanjut dia, menghabiskan dana Rp 100 miliar dari 2013 hingga 2016. Sementara itu terkait asuransi kendaraan yang parkir di kawasan bandara, lanjut Anang, pihaknya baru menanggung ketika kendaraan tertimpa peralatan fasilitas bandara.

    Sedangkan penggantian helm hilang atau kendaraan lecet, pihaknya masih membahas hal tersebut dengan terlebih dahulu meningkatkan fasilitas kamera pengintai atau CCTV yang mengawasi area parkir. "Dengan tercovernya CCTV, asuransi bisa masuk dan bisa klaim ke depannya," ucapnya.

    Anang mengasumsikan total pendapatan per hari di bandara setempat dari parkir mencapai sekitar Rp 100 juta.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.