Analis: IHSG Rawan Tekanan Aksi Jual  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Papan IHSG Bursa Efek Indonesia. TEMPO/Dinul Mubarok

    Papan IHSG Bursa Efek Indonesia. TEMPO/Dinul Mubarok

    TEMPO.CO, Jakarta - Analis Reliance Securities, Lanjar Nafi, memperkirakan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) rawan tekanan aksi jual. IHSG hari ini diramalkan bergerak di kisaran 5.487-5.566.

    Lanjar mengatakan tekanan aksi jual terutama datang dari investor domestik. "Sebab, hampir lima hari ke belakang, aksi beli investor asing mendominasi," kata Lanjar, seperti dilansir keterangan tertulis, Rabu, 22 Maret 2017.

    Menurut Lanjar, tekanan terhadap IHSG terlihat di sesi kedua perdagangan kemarin. IHSG sempat berada di zona merah sebelum ditutup melompat naik 9,1 poin atau 0,16 persen di level 5.543,09 saat pre-closing. Ia mengatakan penguatan didorong investor asing yang kembali. Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp 392,52 miliar.

    Frekuensi perdagangan kemarin mencapai 387 ribu kali transaksi dengan memperdagangkan 12 miliar lembar saham. Nilai transaksinya mencapai Rp 8 triliun.

    Secara sektoral, terdapat enam sektor saham yang menghijau kemarin. Penguatan tertinggi dialami sektor pertambangan dengan kenaikan 2,2 persen dan sektor pertanian naik 0,5 persen. Sedangkan sektor yang melemah adalah sektor aneka industri, yang turun 0,27 persen, dan sektor konsumer turun 0,09 persen.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.