PT Aetra Klaim Tekan Kebocoran Air Bersih hingga 4,7 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Audy Alwi

    ANTARA/Audy Alwi

    TEMPO.COTangerang – Dalam peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh pada 22 Maret 2017, PT Aetra Air Tangerang mengangkat tema penghematan air bersih dengan memanfaatkan air limbah sebagai bahan baku air. Perusahaan air minum di Kabupaten Tangerang ini mengklaim berhasil melakukan penghematan air dengan cara menekan angka kebocoran hingga 4,7 persen.

    "Ini mungkin angka kebocoran air terkecil karena secara nasional angka kebocoran 25 persen," ujar Direktur Utama PT Aetra Air Tangerang Edy Hari Sasono, dalam peringatan Hari Air di Water Treatment Plan Aetra di Sepatan, Senin, 20 Maret 2017. 

    Edy mengatakan tingkat kebocoran air di perusahaan itu semakin mengecil seiring dengan semakin banyaknya warga Kabupaten Tangerang yang terlayani air bersih siap minum itu. "Kami mendesain pipa air hingga mampu menekan kebocoran atau air yang hilang," katanya. 

    Baca: Ini Tanggapan Dinas Perhubungan DKI Soal Aturan Baru Taksi

    Selain bisa menekan kebocoran air 4,7 persen, Edy mengatakan, Aetra menerapkan penghematan bahan baku air dengan memanfaatkan air pencucian filter sehingga bisa dipakai lagi untuk bahan baku. “Langkah ini menghemat air hingga 5 persen," katanya.

    Dengan penghematan itu, kata Edy, Aetra menargetkan akan semakin banyak warga Kabupaten Tangerang yang terlayani air bersih. "Dari target 72 ribu sambungan bisa menjadi 85 ribu atau 90 ribu sambungan air. Harapannya bisa melebihi target," ujarnya.

    Senior Manager Production & Distribution PT Aetra Air Tangerang Hendro Widodo mengatakan upaya mempertahankan kualitas air ke pelanggan dan bisa langsung diminum dilakukan dengan cara meminimalkan kebocoran dan melakukan kontrol berlapis. "Kontrol kualitas, teknologi penyambungan pipa, serta jenis pipa yang aman untuk makanan dan minuman (food grade),” ucapnya.

    Baca: Pro-Kontra Soal Taksi Online, Ini 11 Poin Revisi Aturannya

    PT Aetra Air Tangerang mulai beroperasi di Kabupaten Tangerang pada 2010 dengan wilayah konsensi meliputi Kecamatan Sepatan, Sepatan Timur, Pasar Kemis, Sindang Jaya, Cikupa, Balaraja, Sukamulya, dan Jayanti.

    Adapun target sesuai dengan perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang hingga 2023 sebanyak 72 ribu sambungan terpasang. Memasuki tahun ketujuh ini, Edy mengatakan, Aetra telah memasang 56 ribu sambungan domestik dan non-domestik serta penyaluran air curah di Perumahan Suvarna Padi dan Citra Raya, yang jika dikonversi sebanyak 19 ribu sambungan.

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?