Minggu, 25 Februari 2018

Kinerja Ekspor Tembaga NTB Melonjak 45,72 Persen

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 21 Maret 2017 03:11 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kinerja Ekspor Tembaga NTB Melonjak 45,72 Persen

    Tempo/Firman Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai ekspor NTB pada triwulan IV/2016 mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 45,72 persen secara year-on-year. Pertumbuhan ini terjadi karena faktor peningkatan kuota ekspor yang terjadi pada triwulan IV/2016.

    Kendati mengalami pertumbuhan, nilai ini jauh di bawah jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekspor tahun sebelumnya yang mencapai angka 290,61 persen (y-o-y). Pertumbuhan ekspor yang begitu tinggi pada 2015 merupakan dampak faktor base effect yang terjadi di tahun tersebut.

    Secara statistik, nilai ekspor NTB 99 persen merupakan konsentrat tembaga. Oleh karena itu, NTB sangat bergantung pada kinerja ekspor tambang, sementara saat ini kinerja disektor tersebut sangat fluktuatif dan dipengaruhi oleh pemberian izin ekspor oleh Kementerian ESDM.

    Berdasarkan Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional NTB yang dipublikasikan Bank Indonesia pada Maret 2017, sektor tambang mempengaruhi komoditas impor yang dilakukan NTB. Hal tersebut mengingat sebagian besar impor NTB dilakukan untuk pemenuhan kebuthan tambang.

    Pertumbuhan impor NTB sepanjang tahun 2016 terkontraksi 10,49 persen (y-o-y). Tingkat penjualan konsentrat tembaga pada tahun 2016 lebih rendah 3,41% dibandingkan penjualan pada tahun 2015, sedikit banyak mempengaruhi impor. Penundaan pengembangan tambang di fase ketujuh diperkirakan mempengaruhi kinerja penjualan konsentrat tembaga. Sedangkan pada triwulan IV 2016, impor terkontraksi 24,45 persen (y-o-y).

    Teranyar, ekspor NTB pada Februari 2017 tercatat sebesar US$ 391.395 atau mengalami penurunan 99,24 persen dibandingkan ekspor Januari 2017. Penurunan tersebut disebabkan karena PT Amman Mineral Nusa Tenggara tidak melakukan ekspor konsentrat tembaga pada Februari lalu.
    BISNIS.COM


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.