Pulau Lombok Akan Nikmati Tambahan Setrum 25 MegaWatt

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan dengan bersepeda mengelilingi pulau Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat (6/12). Sepeda-sepeda ini disewakan oleh warga dengan tarif yang cukup terjangkau. TEMPO/Charisma Adristy

    Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan dengan bersepeda mengelilingi pulau Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat (6/12). Sepeda-sepeda ini disewakan oleh warga dengan tarif yang cukup terjangkau. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara, Machnizon Masri, mengatakan, sistem kelistrikan di Pulau Lombok, NTB, segera mendapatkan tambahan pasokan listrik sebesar 25 MegaWatt dari PLTU Jeranjang.

    "PLTU Jeranjang Unit II rencananya akan segera beroperasi," kata Masri, di sela peresmian pembangkit listrik bergerak berdaya 2x25 MegaWatt, di Desa Taman Ayu, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu 18 Maret 2017.

     


     

    Pembangkit listrik bergerak itu bagian dari proyek-proyek energi nasional yang diresmikan Presiden Jokowi secara jarak jauh, dari Desa Jungkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. 

     

    PLTU Jeranjang berlokasi di Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Sebelumnya, ada dua unit pembangkit yang telah memasok listrik sebesar 50 MW. 

    Baca : 2016, 7 Pembangkit Listrik Dapat Kepastian Pendanaan


     

    Masri mengatakan, proses pembangunan PLTU Jeranjang Unit II sudah hampir 100 persen. Namun ada serangkaian uji coba yang masih harus dilakukan.

     

    "Kami targetkan akhir Oktober 2016, pembangkit itu sudah dapat beroperasi dan memperkuat sistem kelistrikan Lombok," ujarnya.

     

    Dengan masuknya PLTU Jeranjang Unit II pada Oktober 2016, daya mampu sistem kelistrikan Lombok meningkat menjadi 343 MW. Sementara beban puncak di Pulau Lombok, mencapai 257 MW. Sehingga terdapat cadangan daya sebesar 86 MW.

     

    Hari ini Presiden Joko Widodo meresmikan pembangkit listrik bergerak di delapan lokasi dengan daya terpasang 500 MegaWatt (MW), dari Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Pembangkit listrik bergerak berdaya total 500 MW itu tersebar pada delapan lokasi, yaitu

     

    1. Pembangkit Listrik Bergerak Jeranjang - Lombok dengan daya (2x 25 MW) yang telah beroperasi sejak tanggal 27 Juli 2016.

    2. PLB Air Anyir - Bangka (2x 25MW) mulai beroperasi 13 September 2016.

    3. PLB Tarahan - Lampung (4x 25MW) mulai beroperasi 29 September 2016.

    4. PLB Nias (1x 25 MW) mulai beroperasi 31 Oktober 2016.

    5. PLB Pontianak (4x 25 MW) mulai beroperasi 8 November 2016.

    6. PLB Balai Pungut, Riau (75 MW) mulai beroperasi 13 November 2016.

    7. PLB Suge - Belitung (1 x 25 MW ( Roll Suge) mulai beroperasi 22 November 2016.

    8. PLB Paya Pasir Medan (75 MW)( Roll Paya Pasir ) mulai beroperasi 9 Desember 2016.

     

    ANTARA

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.