Waskita Targetkan Investasi Proyek Ruas Tol 840 Km Tahun Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pembangunan tol Antasari-Depok-Bogor di kawasan TB Simatupang, Jakarta, 4 Februari 2016. PT Citra Waspphutowa merupakan konsorsium pengelola dan pembangunan tol Antasari-Depok-Bogor yang terdiri atas empat pemegang saham, yaitu PT Citra Marga Nusaphala Persada (porsi saham 62,5%), serta PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, dan PT Pembangunan Perumahan (masing-masing 12,5%). TEMPO/Tony Hartawan

    Pekerja menyelesaikan pembangunan tol Antasari-Depok-Bogor di kawasan TB Simatupang, Jakarta, 4 Februari 2016. PT Citra Waspphutowa merupakan konsorsium pengelola dan pembangunan tol Antasari-Depok-Bogor yang terdiri atas empat pemegang saham, yaitu PT Citra Marga Nusaphala Persada (porsi saham 62,5%), serta PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, dan PT Pembangunan Perumahan (masing-masing 12,5%). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan konstruksi pelat merah PT Waskita Karya (Persero) Tbk menargetkan bisa meraih  proyek investasi jalan tol sepanjang 840 kilometer (km) untuk ekspansi tahun ini.

    Direktur Utama Waskita Karya M. Choliq mengatakan, hingga saat ini perseroan
    telah mengelola 17 ruas jalan tol melalui anak usahanya PT Waskita Toll Road, dengan total panjang keseluruhan sekitar 960,2 km.

    Baca: Waskita Karya Kantongi Kontrak Rp 2,7 Triliun

    "Ke depan, kami masih berharap bisa memperoleh tol lagi sekitar 840 km hak konsesinya tahun ini. Jadi total target tol yang dimiliki perseroan mencapai 1.839 km," kata M. Choliq dalam  konferensi pers di Kantor Waskita Karya, Cawang, Jakarta Timur, Jumat, 17 Maret 2017

    Adapun investasi tol sepanjang 960,2 km itu mencapai  Rp 113 triliun. Dari 17 proyek jalan tol, baru dua ruas tol yang telah beroperasi yakni ruas Jalan Tol Kanci Pejagan (35 km) serta ruas tol Pejagan Pemalang Seksi 1 dan 2 (20,20 km).

    Meski demikian, Choliq masih enggan untuk menyebut proyek tol mana saja yang nantinya akan dibidik perseroan. Adapun penambahan 840 kilometer itu telah diperoleh dengan beberapa mekanisme. Antara lain melalui tender yang telah diperoleh perseroan yakni sekitar 194 kilometer, serta amandemen PPJT yang telah dimiliki perseroan  sepanjang 86 kilometer.

    Baca: Proyek Tol Trans Sumatera Ruas Bakauheni Terus Dikebut

    Selain itu, juga telah mengajukan tol atas inisiatif sendiri atau prakarasa sepanjang 378 km kepada BPJT, serta melakukan akuisisi tol sepanjang 219 km. Dengan estimasi berbagai skema tersebut, hingga dua tahun mendatang perseroan menargetkan dapat mencapai kontrak jalan tol sepanjang 1.839 km hingga akhir 2019.

    "Caranya, untuk tol yg akan datang, yang akan dicapai melalui tender 194 kilometer, melalui amandemen BPJT 86 kilometer, melalui inisiatif 378 kilometer , dan akuisisi
    dan lain-lain capai 219 kilometer, sehingga total jalan tol capai 1839 kilometer," kata Choliq.

    Adapun hingga saat ini, total jalan yang telah dikerjakan Waskita baru mencapai
    sekitar 51 km, yakni di ruas jalan Kanji-Pejagan sepanjang 30 km, dan jalan tol
    Pejagan-Pemalang sepanjang 21 km. "Sampai tahun depan diharapkan bisa mencapai 800-900 km. Dan Juni 2019 itu mencapai 1100 km," kata Choliq.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.