PT KAI Siapkan 21.860 Kursi Tambahan Selama Mudik Lebaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang calon penumpang melihat jadwal keberangkatan Kereta Api di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat (3/8). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Seorang calon penumpang melihat jadwal keberangkatan Kereta Api di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat (3/8). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama mudik lebaran, PT Kereta Api Indonesia  menyiapkan kereta tambahan yang akan melayani 38 perjalanan dengan alokasi 21.860 kursi. Dengan demikian, selama mudik lebaran 2017 PT KAI ada 369 perjalanan dengan total kursi yang tersedia sebanyak 222.014 per hari.

    Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan volume  penumpang kereta api selama mudik lebaran tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan 13.128 kursi dibandingkan tahun lalu.

    "Jika dibutuhkan, kami akan kembali menyiapkan kereta tambahan," kata dia di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Maret 2017. Edi mengatakan jumlah kursi yang disediakan PT KAI meningkat 2,1 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 217.364 kursi per hari.

    Selain armada, PT KAI juga telah menyiapkan 2.950 petugas. Mereka merupakan pemeriksa jalur, penjaga lintas, dan petugas posko daerah rawan. Petugas akan disebar di Jawa hingga Sumatera. Edi mengatakan KAI juga menyiapkan 4.223 personil keamanan untuk bertugas selama lebaran.



    Baca: Tiket Kereta Mudik Bisa Dipesan Mulai 17 Maret


    Lebaran tahun ini diperkirakan akan jatuh pada 25-26 Juni. PT KAI menetapkan masa angkutan lebaran selama 22 hari mulai 15 Juni hingga 6 Juli. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Kamis, 22 Juni 2017 atau H-3. Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada Sabtu, 1 Juli 2017 atau H+6.

    PT KAI mulai membuka layanan pemesanan tiket mudik 90 hari sebelum keberangkatan atau mulai Jumat, 17 Maret 2017. Tiket bisa didapatkan di channel internal KAI seperti situs KAI, contact center 121, aplikasi KAI Access, dan loket stasiun.

    Pembelian tiket juga bisa dilakukan di channel eksternal melalui agen, loket multi biller, dan minimarket yang telah bekerja sama dengan KAI. Tiket juga tersedia di situs penjualan tiket dan aplikasi smartphone yang dikelola mitra KAI.

    Edi mengatakan KAI sudah memperbarui teknologinya agar tak ada kendala saat terjadi lonjakan pemesanan. "Kami upgrade supaya server tidak down saat banyak yang akses," kata dia.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.