Jasa Marga Akan Tambah 6 Ruas Tol Sepanjang tahun 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan dari atas ruas jalan Tol Semarang-Solo yang melintasi desa Lemah Ireng, Kabupaten Semarang. TEMPO/Budi Purwanto

    Pemandangan dari atas ruas jalan Tol Semarang-Solo yang melintasi desa Lemah Ireng, Kabupaten Semarang. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah mengoperasikan lima ruas jalan tol baru sepanjang tahun 2016. Lima ruas jalan tol tersebut anatara lain, Semarang – Batang sepanjang 75 Kilometer, Pandaan – Malang sepanjang 37,62 Kilometer,  Manado – Bitung sepanjang 39,9 Kilometer, Balikpapan – Samarinda sepanjang 99,35 Kilometer, dan jalan tol Jakarta – Cikampek II Elevated
    sepanjang 36,4 Kilometer

    AVP Corporate Communication Jasa Marga  Dwimawan Heru mengatakan dengan bertambahnya lima ruas tersebut, saat ini total konsesi Jasa Marga adalah 1.260 Kilometer atau tumbuh 27,6 persen dibanding tahun 2015. "Hingga akhir tahun 2019 perseroan menargetkan total hak konsesi jalan tol sepanjang 2000 Kilometer," katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 15 Maret 2017.

    Baca: Jasa Marga Gelar Operasi Tertib Muatan di Jalan Tol ...

    Pada tahun 2017, lanjut Dwimawan, perseroan optimistis dapat mengoperasikan
    6 ruas tol baru dengan total keseluruhan sepanjang 210 Kilometer. Rencananya, tol tersebut tersebar di pulau Jawa dan Sumatera.

    Ruas tol yang dimaksud adalah  Gempol - Pasuruan,  Surabaya – Mojokerto Ruas Bawen-Salatiga, Jalan Tol Semarang – Solo Ruas Bawen – Salatiga,  Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi Ruas Perbarakan – Sei Rampah, Solo – Ngawi dan jalan tol Ngawi – Kertosono Ruas Ngawi – Caruban.

    "Pengoperasian ruas jalan tol baru ini diharapkan bisa meningkatkan kinerja keuangan hingga akhir tahun ini," katanya.

    Simak:Jasa Marga Bagikan Dividen Rp 566,79 Miliar

    Sementara itu, dari sisi peningkatan pelayanan operasional, perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan di tahun 2017 ini. Termasuk meningkatkan penetrasi penggunaan uang elektronik di jalan tol, dimana pada tahun 2016 jumlah pengguna e-Toll sebesar 24,33 persen dari seluruh transaksi di jalan tol, atau meningkat 8,73 persen dibandingkan tahun 2015.

    INGE KLARA SAFITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.