Elia Massa Manik Jadi Bos Pertamina yang Baru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Elia Massa Manik. ptpnix.co.id

    Elia Massa Manik. ptpnix.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PTPN Holding Elia Massa Manik disebut-sebut telah ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) menggantikan Dwi Sutjipto, yang diberhentikan pada akhir Januari lalu. Pelantikan sebagai orang nomor satu di perusahaan minyak milik negara itu akan dilakukan pada beberapa hari ke depan.

    Sumber Tempo di Istana dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara membenarkan penunjukan Elia. “Pelantikan cukup dengan surat Menteri BUMN,” ujar sumber itu, Selasa, 14 Maret 2017.

    Baca: PLTU Cirebon II Ramah Lingkungan Beroperasi 2020

    Menurut dia, pelantikan Direktur Utama Pertamina yang baru dilakukan tanpa melalui rapat umum pemegang saham. “Karena bukan perusahaan terbuka.” Adapun sumber lain menyebutkan Elia dipilih karena tidak mewakili dua kubu yang berseberangan di Pertamina. “Dia orang luar Pertamina dan netral.”

    Staf Khusus Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin tak membenarkan atau membantah kabar tersebut. “He-he-he…” Budi tersenyum ketika dimintai konfirmasi tadi malam.

    Elia Massa Manik belum bisa dimintai konfirmasi soal penunjukan dirinya sebagai Direktur Utama Pertamina. Panggilan telepon Tempo tidak dijawab.

    Baca: Medco Energi Tawarkan Obligasi Rp900 Miliar

    Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Sumarno mencopot Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto dan Wakil Direktur Utama Ahmad Bambang dari jabatannya pada 3 Februari terkait dengan isu “matahari kembar” di perusahaan tersebut.

    Pemegang saham kemudian menunjuk Direktur Gas dan Energi Baru Terbarukan Pertamina Yenni Andayani sebagai pelaksana tugas direktur utama selama 30 hari atau sampai 3 Maret 2017, saat direktur utama dilantik.

    Namun Menteri Rini memperpanjang masa jabatan Yenni dengan alasan belum mendapatkan nama-nama calon terbaik untuk menjadi Direktur Utama Pertamina.

    BUDI SETYARSO | ALI NUR YASIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.