Kadin Sambut Baik Dibukanya Jalur Kapal RORO Indonesia-Filipina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rosan Perkasa Roeslani. wikipedia.org

    Rosan Perkasa Roeslani. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut baik rencana dibukanya jalur transportasi dengan kapal roll-on/roll-off (RORO) Davao - General Santos - Bitung (PP) yang dinilai akan meningkatkan perdagangan diantara Indonesia dan Filipina. Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani menjelaskan, dengan dibukanya jalur Roro Davao - General Santos - Bitung akan membawa keuntungan tersendiri bagi peningkatan perdagangan kedua negara, khususnya bagi Kawasan Timur Indonesia.

    “Akses pasar ke Filipina akan menjadi semakin mudah melalui pelabuhan Bitung bagi komoditas dan produk dari Kawasan Timur Indonesia, demikian halnya dari Mindanao,” kata Rosan dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 14 Maret 2017.

    Baca : Dua Bos Freeport Datangi Kementerian ESDM

    Selain itu, kata Rosan, biaya pengapalan menjadi lebih murah dan waktu pelayaran pun lebih singkat. Para pelaku usaha dari kedua negara juga sudah mulai mengidentifikasi berbagai komoditas dan produk-produk yang bisa diekspor maupun diimpor.

    Jalur RORO merupakan salah satu rute prioritas dalam jalur ASEAN Roro Network Project sebagaimana tercantum dalam ASEAN Economic Community Blueprint (AEC) 2025 dan BIMP-EAGA (Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippine Growth Area) Vision 2025.

    Sebelum jalur dibuka, waktu pelayaran Bitung-Jakarta/Surabaya-Manila-Davao memerlukan waktu 3-5 pekan, sementara pelayaran dengan DGB RORO hanya akan memerlukan satu setengah hari (excluding port stay).

    Filipina sendiri mengindentifikasi komoditas dan produk-produk yang ingin diimpor dari Kawasan Timur Indonesia, di antaranya bijih kopi, kopra, jagung, bahan pangan, kelapa, kedelai, gula, semen, hingga furnitur. Adapun komoditas yang akan diimpor dari Minandao di antaranya daging ayam, sapi, babi, mi kering, kopi bubuk, makanan kaleng, buah segar, hingga es krim.

    “Selain perdagangan, terbuka juga peluang investasi dan pariwisata yang kita harapkan dapat meningkatkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kawasan timur Indonesia,” ucap Rosan.

    Baca : Jokowi dan 9 Menteri Bakal Hadiri Pekan Investasi di Singapura

    Jalur RORO Davao - General Santos - Bitung ini rencananya akan diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada tanggal 30 April 2017 di Davao City bertepatan dengan peringatan ke 50 KTT ASEAN 2017 di Manila.

    Jalur tersebut merupakan proyek jalur RORO ASEAN pertama yang diimplementasikan dan disambut dengan baik oleh kalangan dunia usaha baik dari Indonesia maupun Filipina, bahkan telah ada kesepakatan yang tertuang dalam MoU (Mutual of Understanding) diantara Kadin terkait antara lain Kadin Davao, Kadin Mindanao Barat Daya dan Kadin Minahasa Utara.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.