Perbaikan Jembatan Cisomang Hampir Rampung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan golongan dua yang terdiri truk dan bus melintasi jalan arteri di dekat Jembatan Cisomang jalan Tol Pubaleunyi KM 100 yang mengalami pergeseran di Purwakarta, 29 Desember 2016. ANTARA/Wahyu Putro A

    Kendaraan golongan dua yang terdiri truk dan bus melintasi jalan arteri di dekat Jembatan Cisomang jalan Tol Pubaleunyi KM 100 yang mengalami pergeseran di Purwakarta, 29 Desember 2016. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Purwakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memantau perbaikan Jembatan Cisomang di Km 100 +695 jalan tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi di Jawa Barat, Minggu Sore, 12 Maret 2017. Menteri Basuki ingin memastikan bahwa tahap akhir perbaikan Jembatan Cisomang berjalan baik sesuai rencana.

    Saat pemantauan, Menteri Basuki didampingi oleh Direktur Preservasi Jalan Hedy Rahadian dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. Basuki menyatakan perbaikan Jembatan Cisomang sudah memasuki tahap akhir dan semua pekerjaan masih on-schedule.

    Baca: Perbaikan Jembatan Cisomang Sudah 50 Persen, Bus Boleh Lewat

    ”Pekerjaan yang sedang dilakukan sudah sesuai dengan rencana. Insya Allah dapat selesaikan semua 31 Maret 2017 mendatang. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengamatan di lapangan, pergerakan tanah sudah bisa dihentikan. Pilar P2 sudah stabil. Sedangkan pilar P1 sedang dalam penguatan akhir,” ujarnya, Senin, 13 Maret 2017.

    Baca: Gerbang Tol Ciganea Macet Total, Jasa Marga Buat Contraflow

    Basuki menjelaskan, selama ini pergerakan tanah, terutama di pilar-pilar jembatan, terjadi karena fondasi terletak pada lapisan tanah lunak yang mudah bergerak bila terkena rembesan air. “Kami sudah memasang 37 bored piles di sekitar pilar P2 dan 25 bored piles di sekeliling pilar P1. Selain itu, ground anchor dan strutting baja sepanjang 30 meter antara P1 dan P2 juga sudah selesai, kini sedang dilakukan pekerjaan pembuatan selimut (jacketting) untuk penguatan akhir pilar P1,” ucap Menteri Basuki.

    Pekerjaan pembuatan selimut pilar jembatan menggunakan teknologi fiber reinforced polymer setebal 25 cm. Selimut ini berfungsi memperkuat struktur pilar. Selain itu, tengah dilakukan pengurangan beban vertikal antara pilar P1 dan P0 dengan membuang tanah timbunan dengan volume 11 ribu meter kubik.

    BISNIS.COM



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?