Pemerintah Buka Kesempatan Investasi di Nusakambangan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kawasan pemasyarakatan Nusakambangan. DOK/TEMPO/Adi Prasetya

    Kawasan pemasyarakatan Nusakambangan. DOK/TEMPO/Adi Prasetya

    TEMPO.CO, Kuta - Pemerintah membuka kesempatan berinvestasi bagi swasta di sekitar lembaga pemasyarakatan (LP) di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Proyek itu akan dilaksanakan dengan skema kerja sama pemerintah-badan usaha (KPBU). 

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro mengatakan proyek tersebut merupakan kombinasi pengembangan sektor peternakan dan infrastruktur. Ia mengatakan pemerintah akan memanfaatkan wilayah di sekitar LP untuk peternakan.

    Baca: OJK Akan Terus Dorong Perkembangan Ekonomi Daerah

    "Nanti yang mengurus ternak di sana adalah narapidana lapas," kata dia dalam acara Underwriting Network di Kuta, Bali, Jumat, 10 Maret 2017.

    Bambang mengatakan sebagian dari keuntungan investasi yang didapat akan digunakan untuk membantu memelihara infrastruktur penjara. Ia berharap proyek bisa siap ditawarkan paling lambat tahun ini.

    Proyek tersebut merupakan salah satu dari 21 proyek senilai Rp 119,58 triliun yang sedang dipersiapkan pemerintah dengan skema KPBU. Bambang mengatakan investasi lainnya adalah pengembangan pelabuhan, jalan tol, transportasi berbasis rel, pengolahan air dan air minum, rumah sakit pendidikan, telekomunikasi, penerangan jalan raya, tempat pembuangan akhir, dan fasilitas olahraga.

    Baca: Produk Olahan Ikan Indonesia Diyakini Tembus Pasar Arab Saudi

    Bambang mengatakan sudah ada 17 proyek yang dilelang dengan skema KPBU. Total investasinya Rp 161 triliun. Proyek ini terdiri atas satu proyek pengolahan air minum, satu pembangkit listrik, dan satu tempat pembuangan akhir. Selain itu, ada sebelas proyek jalan tol dan tiga proyek telekomunikasi.

    Saat ini, pemerintah akan menawarkan sebuah proyek pengolahan air minum. Nilai investasi dari proyek tersebut mencapai Rp 1,09 triliun.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.