Kadin Negara Anggota IORA Deklarasi Rencana Aksi Bersama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asosiasi Negara-negara di Tepi Samudera Hindia (IORA) di Jakarta, 5-7 Maret 2017. Tempo/Natalia Santi

    Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asosiasi Negara-negara di Tepi Samudera Hindia (IORA) di Jakarta, 5-7 Maret 2017. Tempo/Natalia Santi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan para perwakilan chamber of commerce negara-negara anggota Indian Ocean Rim Association (IORA) mengadakan deklarasi bersama. Deklarasi ini berisikan 11 poin yang dituangkan rencana aksi bersama.

    "Kami merumuskan pokok-pokok pikiran, ada 11 dituangkan ke action plan dan juga monitoring dari action plan itu," kata Rosan saat ditemui di sela pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi Asosiasi Negara-negara Pesisir Samudera Hindia (Indian Ocean Rim Association/IORA), di Jakarta Convention Center, Senin 6 Maret 2017.

    Baca : Mendag Apresiasi Penangkapan Kartel Cabai

    Rosan menuturkan inti dari 11 poin itu adalah mengenai pendayagunaan usaha kecil menengah. Dia melanjutkan bahwa usaha kecil menengah berkontribusi sebanyak 95 persen terhadap perekonomian negara-negara anggota IORA. 

    Selain itu, deklarasi itu juga berisikan pemberdayaan perempuan dan pengusaha muda untuk berwiraswasta. Rosan menambahkan hal ini untuk memberikan akses pasar kepada mereka dan juga akses kepada teknologi.

    Baca : Ekonom : Kenaikan Fed Rate Tak Terlalu Pengaruhi Indonesia

    Kemudian juga ada upaya melakukan promosi bersama dan koordinasi antar negara-negara IORA dan chamber di IORA, mengenai masalah perdagangan dan juga investasi yang bisa digali bersama-sama.

    Hal lain yang juga dibahas adalah mengenai pemberian masukan ke pemerintah terkait dengan hambatan perdagangan dan investasi. Sehingga nantinya bisa memberikan pelatihan dan juga mengedukasi perusahaan-perusahaan negara-negara IORA. "Termasuk perluasan perdagangan yang belum maksimal." 

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.