Praktisi Industri Keuangan Diharapkan Jadi Komisioner OJK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekonom Anton Gunawan.  TEMPO/Charisma Adristy

    Ekonom Anton Gunawan. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), Anton Gunawan, berharap lebih banyak pelaku industri keuangan yang dapat menjadi anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dia mengatakan anggota Dewan Komisioner OJK selama ini diisi oleh perwakilan lembaga seperti Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan.

    "Sebaiknya yang masuk juga ada dari pelaku pasarnya," kata dia di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin, 6 Maret 2017.

    Baca : Indonesia dan Korea Perpanjang Currency Swap Rp 115 Triliun

    Menurut Anton, pelaku industri keuangan tak hanya dari sektor perbankan. Sektor non bank misalnya, dinilai masih belum memiliki regulasi yang sekuat perbankan. Salah satunya tercermin dari maraknya investasi bodong. "Perbankan sudah rigid, cuma yang non bank ini yang tersendat," kata dia.

    Anton mengatakan calon anggota Dewan Komisioner OJK yang terpilih juga harus bisa diandalkan. Mereka perlu memiliki pemikiran yang jauh untuk industri. "Dipilih bukan karena sudah mau pensiun saja, sehingga bukan hanya penempatan," katanya.

    Baca : 2017, Total Emisi Obligasi dan Sukuk Tembus Rp 13 Triliun

    Kemampuan lain yang wajib dimiliki anggota Dewan Komisioner OJK adalah keberanian, kepemimpinan yang baik, serta kerja sama. Anton menyatakan OJK juga perlu belajar dari BI terkait dengan tren pengeluaran kebijakan yang membentuk Foreign Exchange Committee. "Tapi harus melibatkan orang industri yang paham mengenai itu," katanya.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.