Kaltim Targetkan 550 Ribu Wisatawan ke Wilayahnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menaiki kapalnya untuk pergi bernelayan di kampung Bontang Kuala, Bontang, Kalimantan Timur, 30 Juli 2015. Bontang Kuala merupakan kampung nelayan yang menjadi destinasi wisata di Bontang Utara. TEMPO/Fardi Bestari

    Warga menaiki kapalnya untuk pergi bernelayan di kampung Bontang Kuala, Bontang, Kalimantan Timur, 30 Juli 2015. Bontang Kuala merupakan kampung nelayan yang menjadi destinasi wisata di Bontang Utara. TEMPO/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan kunjungan wisata domestik mencapai 500.000 wisatawan dan 50.000 wisatawan mancanegara. Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Syafruddin mengatakan Kaltim memiliki potensi wisata yang patut diperhitungkan, khususnya wisata alam. Kabupaten Berau merupakan salah satu contohnya.

    Kabupaten tersebut baru saja membuka destinasi wisata baru, yakni Teluk Sulaiman, Teluk Sumbang, Air Panas Biatan, dan Berau Hiu Tutul. Sedangkan Kota Balikpapan baru saja membuka Kampung Warna-warni Teluk Seribu.

    "Destinasi wisata itu tidak bisa berdiri sendiri. Harus saling mendukung. Tidak melulu harus dari sisi administrasi pemerintahannya, tapi dari sisi promosi bersama," ujarnya, Jumat 3 Maret 2017.

    Menurutnya, destinasi-destinasi wisata yang ada bisa dipromosikan bersama agar saling mendukung. Jadi, wisatawan tak hanya mengunjungi sstu daerah saja. Namun, tahun ini tidak akan ada anggaran untuk promosi bagi Dinas Pariwisata Kaltim lantaran kondisi keuangan yang defisit. Kegiatan promosi akan dilakukan oleh badan promosi pariwisata.

    Lebih lanjut, dia mengakui pengembangan destinasi wisata masih terkendala oleh keterbatasan infrastruktur. Meskipun begitu, dia tetap optimistis kunjungan wisata dapat meningkat. "Daya tarik wisata di Kaltim sangat besar, jadi kami optimistis target kunjungan tetap dapat tercapai," kata Syafruddin.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?