Kalla Minta Mahasiswa Tiru Bill Gates dan Mark Zuckerberg  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan pendiri Facebook Mark Zuckerberg (kanan) saat berkunjung ke kantor pusat Facebook di Silicon Valley, San Fransisco, Amerika Serikat, 17 Februari 2016. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan pendiri Facebook Mark Zuckerberg (kanan) saat berkunjung ke kantor pusat Facebook di Silicon Valley, San Fransisco, Amerika Serikat, 17 Februari 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Makassar - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan ratusan ribu mahasiswa lulus di Indonesia setiap tahun. Mereka ini yang baru akan mencari pekerjaan setelah mendapat ijazah.

    Kalla mengimbau mereka mandiri dan mulai membuka usaha sejak dini. "Banyak orang terkaya di dunia berkarier atau berbisnis sejak masih berstatus mahasiswa," kata Jusuf Kalla di Universitas Hasanuddin, Senin, 27 Februari 2017.

    Kalla menyebutkan 3.500-5.000 mahasiswa berstatus sarjana muda di satu perguruan tinggi negeri setiap tahun. Setelah selesai kuliah, mereka berusaha mencari pekerjaan. "Di Unhas saja, yang sarjana tiap tahun sekitar 4.500 orang. Nah, mereka ini mau ke mana kalau tidak mencari pekerjaan," ucapnya.

    Baca: Inovasi Ini Disampaikan Cowok Indonesia kepada Mark Zuckerberg

    Pemerintah, ujar Kalla, sudah melakukan moratorium selama lima tahun ke depan untuk penambahan pegawai negeri lagi, kecuali untuk tenaga kesehatan, penyuluh pertanian, dan guru. "Hanya itu saja yang boleh ditambah. Jadi sekarang mereka harus bekerja di sektor sendiri, startup, dan bekerja secara profesional," tutur Kalla.

    Baca: 3 Konglomerat Terkaya di Indonesia Adalah Pengusaha Rokok

    Bahkan Kalla sempat menyebutkan pengusaha kaya yang memulai karier bisnisnya saat masih duduk di bangku perkuliahan, seperti Bill Gates (pendiri Microsoft), Lawrence Ellison (pendiri Oracle Corporation), dan Mark Zuckerberg (pendiri Facebook), yang juga mahasiswa drop out dari Harvard University. "Nah, mahasiswa yang di DO ini jangan dilecehkan, karena bisa memiliki bakat yang luar biasa," kata Kalla.

    Baca: Zuckerberg: Indonesia Negara yang Menakjubkan

    Orang-orang terkaya ini, Kalla menjelaskan, tidak memiliki gelar sarjana. Namun Kalla mengaku tidak bermaksud menyuruh mahasiswa untuk drop out. Dan perguruan tinggi juga diharapkan bisa menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memulai bisnis tersebut.

    "Jadi sistem pelatihan itu menjadi praktek dan dibuat lebih mudah lagi. Tidak ada pengusaha yang langsung besar, tapi harus dimulai dari awal," ujar Kalla.

    DIDIT HARIYADI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.