Pemerintah Siapkan Inalum untuk Kelola Freeport  

Reporter

Tambang Grasberg atau Freeport di Papua, Indonesia. Lubang raksasa ini mulai digali tahun 1973, merupakan penghasil emas terbesar dan penghasil tembaga nomor tiga terbesar di dunia. OLIVIA RONDONUWU/AFP/Getty Images

TEMPO.COJakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan pemerintah siap mengelola tambang PT Freeport Indonesia melalui perusahaan tambang milik pemerintah. “Pemerintah bisa, ada Inalum. Tergantung Menteri BUMN, tapi sudah di-exercise,” ujarnya, Minggu, 26 Februari 2017.

Pengambilalihan pengelolaan tambang Freeport dilakukan jika pemerintah menang dalam gugatan arbitrase internasional. “Bisa saja konsorsium, tergantung melihatnya saja,” kata Luhut.

Menurut Luhut, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) sanggup mengambil alih pengelolaan Freeport. Inalum adalah badan usaha milik negara yang bergerak di bidang peleburan aluminium di Asahan, Sumatera Utara. Rencananya, Inalum akan memimpin perusahaan-perusahaan tambang milik pemerintah dalam holding BUMN tambang.

Baca juga: Prabowo Soal Kisruh Freeport: Solusinya Semua Menang

Saat ini pemerintah masih dalam proses perundingan dengan PT Freeport Indonesia mengenai peralihan kontrak karya menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK).

Chief Executive Officer Freeport-McMoran, induk PT Freeport Indonesia, Richard Adkerson memberikan waktu 120 hari kepada Indonesia untuk mempertimbangkan perbedaan yang terjadi antara pemerintah dan Freeport. Jika proses perundingan mandek, Freeport mengancam akan membawa kasus kontrak ke arbitrase internasional.

Menurut Adkerson, pemerintah melanggar ketentuan kontrak karya 1991 dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara. Selain itu, Freeport menolak IUPK dengan dalih membutuhkan kepastian untuk kelancaran investasi tambang bawah tanah sebesar US$ 15 miliar hingga 2041. Perusahaan itu juga menolak kewajiban divestasi hingga 51 persen.

Baca juga: Dibanding KK, IUPK Dinilai Lebih Menguntungkan bagi Freeport

Anggota Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat Gus Irawan Pasaribu mendukung Inalum mengambil alih pengelolaan tambang Freeport. Menurut dia, kinerja Inalum kini semakin bagus tanpa campur tangan pihak asing. Inalum didirikan atas hasil kerja sama pemerintah Indonesia dengan Nippon Asahan Aluminium Co dari Jepang pada 1976. Pemerintah kemudian mengambil alih seluruh kepemilikan pada akhir 2013.

Menurut dia, substansi utama adalah menyelamatkan kekayaan negara untuk kepentingan masyarakat. Menurut Gus Irawan, terkait ancaman yang dilontarkan Freeport mengenai pemutusan hubungan kerja atau menggugat ke arbitrase internasional, itu adalah hal biasa.

“Ancaman itu biasa, kita menghormati kontrak karya sebagai negara berdaulat, tapi mereka juga harus menghormati undang-undang di sini,” ujar Irawan kepada Tempo.

Baca juga: Jika Freeport Bandel, Luhut: Kita Tunggu Saja Presiden

Koleganya di Komisi Energi DPR, Kurtubi, justru menyatakan pengelolaan Freeport lebih tepat diberikan kepada PT Aneka Tambang. “Tapi baik Antam maupun Inalum membutuhkan waktu untuk bisa mengoperasikan tambang sebesar Freeport. Soal bisa, pasti bisa,” katanya.

Kurtubi menuturkan, kekayaan alam Indonesia sudah semestinya dikelola oleh perusahaan negara. “Skema kontrak karya yang dipakai di sektor pertambangan nasional sangat merugikan negara,” ucap Kurtubi. 

GHOIDA RAHMAH | ADITYA BUDIMAN | ALI NUR YASIN






PT Freeport Buka 12 Lowongan Kerja Hingga 21 Desember 2022: Daftar Sebelum Ketinggalan...

53 hari lalu

PT Freeport Buka 12 Lowongan Kerja Hingga 21 Desember 2022: Daftar Sebelum Ketinggalan...

Lowongan kerja Freeport Indonesia dibuka kembali.. Lowongan kerja ini dibuka hingga 21 Desember 2022.


Sri Mulyani: Freeport adalah Aset yang Harus Kita Jaga Bersama

59 hari lalu

Sri Mulyani: Freeport adalah Aset yang Harus Kita Jaga Bersama

Sri Mulyani menyebut operasi penambangan bawah tanah PT Freeport Indonesia melalui Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) telah berkontribusi sebesar $2 miliar bagi penerimaan negara


Sri Mulyani Kunjungi Tambang Freeport: Terbesar Milik Indonesia Saat Ini

5 Desember 2022

Sri Mulyani Kunjungi Tambang Freeport: Terbesar Milik Indonesia Saat Ini

Sri Mulyani mendatangi Tambang Grasberg pada akhir pekan, Ahad, 4 Desember 2022. Ia bercerita melihat langsung salah satu tambang emas terbesar itu.


Bahlil Ungkap Sinyal Perpanjang Kontrak Freeport: Sekarang Punya Indonesia

8 Oktober 2022

Bahlil Ungkap Sinyal Perpanjang Kontrak Freeport: Sekarang Punya Indonesia

Bahlil meminta masyarakat tidak khawatir dengan rencana perpanjangan kontrak Freeport itu.


Freeport Janji Beri Manfaat Langsung ke Pemerintah RI Senilai US$ 80 Miliar hingga 2041

4 Oktober 2022

Freeport Janji Beri Manfaat Langsung ke Pemerintah RI Senilai US$ 80 Miliar hingga 2041

CEO Freeport-McMoRan Richard C. Adkerson mengungkapkan, PT Freeport Indonesia telah memberikan banyak keuntungan ekonomi terhadap pemerntah Indonesia sejak 1992 hingga 2021.


Jokowi Bilang Teknologi 5G Freeport di Papua Pertama di Asia Tenggara

1 September 2022

Jokowi Bilang Teknologi 5G Freeport di Papua Pertama di Asia Tenggara

Jokowi mengaku senang karena 99 persen dari total karyawan yang mengendalikan teknologi ini asli Indonesia, khususnya dari tanah Papua.


Jokowi ke Grasberg, Bakal Luncurkan 5G Mining Kerjasama Telkom - Freeport

1 September 2022

Jokowi ke Grasberg, Bakal Luncurkan 5G Mining Kerjasama Telkom - Freeport

Jokowi sudah menyampaikan bahwa hari ini dirinya akan melihat pengelolaan pertambangan dengan menggunakan teknologi 5G mining tersebut.


Jokowi Ingin Papua Jadi Provinsi Olahraga

31 Agustus 2022

Jokowi Ingin Papua Jadi Provinsi Olahraga

Melihat bakat-bakat muda di Papua, Jokowi menginginkan agar penggemblengan bakat olahraga itu sudah dimulai sejak dini.


Jokowi Tiba di Papua, Bakal Kunjungi Lokasi Tambang Freeport Indonesia

30 Agustus 2022

Jokowi Tiba di Papua, Bakal Kunjungi Lokasi Tambang Freeport Indonesia

Jokowi pertama akan meresmikan Papua Football Academy binaan PT Freeport Indonesia di Istora Papua Bangkit, Jayapura.


Freeport Bangun Lapangan Terbang Pesawat Perintis di Kampung Aroanop Mimika

4 Agustus 2022

Freeport Bangun Lapangan Terbang Pesawat Perintis di Kampung Aroanop Mimika

PT Freeport Indonesia (PTFI) membangun lapangan terbang perintis di kampung Aroanop, Kabupaten Mimika, Papua.