Bulog Siap Dukung Bantuan Pangan NonTunai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penerima Peluncuran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menunjukkan Kartu Keluarga Sejahtera di Gedung Olahraga POPKI, Cibubur, Jakarta, 23 Februari 2017. BPNT merupakan konversi sebagian dari program beras sejahtera (Rastra). TEMPO/Subekti.

    Sejumlah penerima Peluncuran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menunjukkan Kartu Keluarga Sejahtera di Gedung Olahraga POPKI, Cibubur, Jakarta, 23 Februari 2017. BPNT merupakan konversi sebagian dari program beras sejahtera (Rastra). TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Perum Bulog Divre Sumatra Selatan dan Bangka Belitung siap mendukung program penyaluran bantuan pangan non tunai atau BPNT yang segera diluncurkan Kementerian Sosial RI dalam waktu dekat.

    Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel Bakhtiar AS mengatakan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) untuk Kota Palembang ada 79.396.

    Adapun bantuan yang akan diberikan yakni berupa komoditas beras sebanyak sepuluh kilogram dan dua kilogram gula untuk masing-masing KPM. "Penyalurannya melalui e-waroeng dan Rumah pangan Kita (RPK). Di Palembang ada 353 unit RPK," jelasnya, Selasa, 21 Februari 2017.

    Menurut dia, launching penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bakal serentak di 44 kabupaten/kota pada Kamis, 23 Februari 2017.

    "Launching di Sumsel akan digelar di Palembang. Tepatnya di kawasan Kecamatan Kalidoni," katanya.

    Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatra Selatan Belman Karmuda mengatakan, launching BPNT tersebut akan dilakukan langsung oleh Presiden RI di Cibubur Jakarta, namun juga serentak dilakukan se Indonesia, khususnya di 44 kabupaten/kota.

    Untuk launching itu, dilakukan dengan melihat terlebih dahulu kesiapan dari masing-masing kabupaten/kota. Khususnya dalam hal sarapa, prasarana hingga sumber daya manusia. "Sekarang memang banyak belum siap. Karenanya di Sumsel baru Palembang yang menggadakan penyaluran BPNT tersebut," katanya.

    Adapun untuk penyelenggaraaannya di Palembang, akan dibantu oleh vendor perbankan yang sudah ditetapkan yakni Bank BRI. Diakui dia, semua daerah memiliki vendor perbankan yang berbeda-beda. "Penerima manfaat untuk program BPNT ini nantinya akan mendapat kartu dari BRI. Setelah mendapat kartu, barulah penerimanya dapat menukar dengan bahan pangan yang sudah disiapkan Bulog yakni berupa beras dan gula," tuturnya.

    Besar harapannya agar program tersebut berjalan lancar dan berkelanjutan. Sebab, cukup banyak masyarakat miskin yang bergantung dengan bantuan itu.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.