Selasa, 22 September 2020

Menkimpraswil Usulkan Pinjaman US$ 400 Juta dalam Sidang CGI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Menkimpraswil Sunarno mengusulkan pinjaman senilai US 400 juta dalam sidang CGI (Consultative Groups on Indonesia). Pinjaman tersebut untuk beberapa proyek di Aceh, Jakarta (Banjir Kanal Timur), Semarang (Antirob), dan Sulawesi (Irigasi). Demikian dikemukakan Menkimpraswil Soenanrno di Gedung Departemen Enegri dan Sumber Daya Mineral, Jakarta Selasa (14/1). Menurut Soenarno dana yang diusulkan itu bukan merupakan carry over dari tahun lalu. Yang carry over itu US 1,8 milyar,kata dia. Soenarno mengakui sejumlah proyek yang ditangani oleh departemenya, sempat diusulkan untuk ditinjau ulang. Tapi menurut dia proyek-proyek tersebut daya serapnya memang rendah meskipun tidak setiap tahun situasinya demikian. Akan tetapi pemerintah tetap menjelaskan mengenai proyek-proyek yang ternyata daya serapnya rendah itu secara apa adanya. Tiap tahun itu ada yang tercapai lebih ada yang tercapai kurang. Itu semua harus kita laporkan,kata dia. Soenarno menjelaskan rendahnya daya serap proyek tidak selalu mengharuskan suatu proyek dibatalkan. Dia mencontohkan kasus pinjaman untuk Sagara Anakan. Hingga saat ini, kata dia masih ada masalah yang mengganjal realisasi pinjaman proyek tersebut. Masalah itu menyangkut penolakan beberapa daerah mengenai sodetan Citandui. Hal-hal semacam inilah yang harus kita laporkan untuk menjelaskan mengapa penyerapannya rendah pada sidang CGI mendatang,kata dia. Karena itu, pihaknya tidak mengusulkan pembatalan proyek yang daya serap rendah. Tidak ada proyek yang sama sekali harus di cancel,jelas dia. Soenarno menolak anggapan bahwa ada pinjaman yang akhirnya menjadi mubazir karena tidak efektif penyerapannya. Enggak ada yang mubazir,kilahnya. Mengenai pinjaman lama senilai US 1,8 milyar yang akan di carry over ke tahun ini, Soenarno mengatakan pinjaman itu belum waktunya untuk diserap walaupun sudah menjadi komitmen. Paket pinjaman itu umumnya direalisasikan dalam jangka waktu 5-7 tahun. Jadi masih tunggu 5 tahun lagi,kata dia. Alokasi dana pinjaman ini sebagian besar diperuntukan bagi dua komponen utama. Satu untuk prasarana wilayah dan satunya untuk sumber daya air,kata Soenarno menutup pembicaraan. Sidang CGI akan dilangsungkan di Bali pada 21-22 Januari mendatang. Sidang ini merupakan penundaan daari sidang yang seharusnya dilakukan pada Oktober lalu. Sebelumnya berdasarkan RAPBN 2003 pemerintah akan mengusulkan pinjaman sebesar Rp 26,1 triliun. Namun setelah peristiwa bom di Bali negara-negara donor sepakat meningkatkan komitmen pinjamannya pada Indonesia. Karena itu dalam APBN 2003 yang telah disahkan DPR, pemerintah berniat mengajukan jumlah pinjaman Rp 29,1 triliun. Dara Meutia Uning --- TNR

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.