Ke Indonesia, JAS Tangani Kargo Rombongan Raja Salman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dubes RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel berfoto bersama Gubernur Madinah, Pangeran Faisal bin Salman bin Abdul Aziz Al-Saudi di Kantor Gubernur, 16 Agustus 2016. (Foto: KBRI Riyadh)

    Dubes RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel berfoto bersama Gubernur Madinah, Pangeran Faisal bin Salman bin Abdul Aziz Al-Saudi di Kantor Gubernur, 16 Agustus 2016. (Foto: KBRI Riyadh)

    TEMPO.CO, Jakarta -Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis al-Saud akan  berkunjung ke Indonesia pada awal Maret mendatang. Kunjungan ini dianggap sebagai peristiwa sejarah setelah sebelumnya Raja Faisal mengunjungi Indonesia pada 46 tahun lalu.

    Raja Salman akan membawa 800 orang yang akan diangkut melalui 20 penerbangan. Ia akan didampingi sejumlah menteri dan pejabat.

    Baca: Jokowi Akan Jemput Langsung Raja Salman di Bandara

    Adalah PT Jasa Angkasa Semesta yang akan menangani ground handling armada pesawat rombongan Raja Salman. PT JAS mulai meningkatkan persiapan ground handling di Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) dan Bandara Ngurai Rai (DPS).

    Pesawat Saudi Arabian (SV) yang mengangkut kargo milik Kerajaan telah mulai berdatangan lebih awal ke Halim dan Denpasar. “Ada sekitar 20 penerbangan kerajaan yang akan kami tangani, khusus di Halim,” kata Satriana, station manager JAS di Bandara Halim Perdanakusuma, dalam rilis yang diterima, Rabu, 22 Februari 2017.

    JAS akan melayani berbagai konfigurasi Boeing termasuk B747 400, B747 Freighter, B777, B757 dan B737 800. “Secara khusus, kami mendeploy Main Deck Loader dari Bandara Cengkareng berkapasitas 32 ton untuk naik turunnya kargo mereka di Halim dan Denpasar,” ujar Subiyono, Direktur Operasional JAS.

    Baca: Raja Salman akan Berkunjung ke Jakarta Bawa 800 Staf - TEMPO.CO

    Adji Gunawan selaku CEO JAS Airport Services menambahkan, penanganan ground handling rombongan Kerajaan Arab Saudi ini merupakan suatu kepercayaan sekaligus tantangan yang diberikan maskapai Saudia kepada jajarannya dan mereka bangga berkontribusi dalam sejarah. “Harapan kami, operasional berjalan lancar dan kedua negara bisa lebih meningkatkan hubungan bilateral,” tuturnya.

    PT JAS bergerak di bidang ground dan cargo handling sejak 1984. Saat ini JAS beroperasi di 12 bandara Indonesia dan melayani 34 maskapai internasional dan 7 maskapai nasional dan mengantongi sertifikat IATA Safety Audit for Ground Operations atau ISAGO).

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.