Diyakini Tol Trans Jawa Akan Beroperasi pada 2018

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja membangun tiang underpass di lokasi megaproyek infrastruktur jalan tol Trans Jawa ruas Solo-Ngawi-Kertosono di Ngawi, Jawa Timur, 17 April 2016. ANTARA FOTO

    Sejumlah pekerja membangun tiang underpass di lokasi megaproyek infrastruktur jalan tol Trans Jawa ruas Solo-Ngawi-Kertosono di Ngawi, Jawa Timur, 17 April 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan tol Trans Jawa yang menghubungkan Pemalang, Jawa Tengah, hingga Kertosono, Jawa Timur, sudah bisa dioperasikan pada 2018.

    "Target operasi Trans Jawa adalah tahun 2018. Itu yang masih kami pegang," ujar Basuki Hadimuljono saat meninjau pembangunan proyek jalan tol Ngawi-Kertosono di Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Senin, 20 Februari 2017.

    Dengan target tersebut, pihaknya ingin agar ruas jalan tol Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Semarang-Bawen, Bawen-Salatiga, Salatiga-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono sudah dapat terhubung. "Saya ingin agar Pemalang hingga Kertosono sudah tersambung dan tahun 2018 sudah dapat beroperasi," kata dia.

    Baca:
    Kemenhub Dukung Target 15 Juta Wisman Tahun Ini
    Luncurkan Produk Hunian, BNI Syariah Incar Area Jabodetabek

    Ia meminta kepada para pihak terkait dalam pembangunan proyek Trans Jawa tersebut agar bekerja keras mewujudkannya. Mulai dari pihak yang berwenang di pembebasan lahan terdampak hingga pembangunan konstruksinya.

    Ia menambahkan, meski baru dioperasionalkan pada tahun 2018, Menteri PUPR menyatakan sejumlah ruas dari tol Trans Jawa tersebut dapat difungsikan sebagai jalur alternatif mudik pada Lebaran tahun 2017.

    "Untuk mudik tahun ini, minimal fungsional. Artinya fungsional adalah belum bisa dioperasikan penuh tapi bisa dipakai," kata dia.

    Sementara untuk tol Trans Jawa ruas Solo-Kertosono, selain dukungan dari pemerintah, pembangunannya juga melibatkan badan usaha. Adapun pembangunan ruas Solo-Ngawi sepanjang 90,25 kilometer dilakukan oleh PT Solo Ngawi Jaya (PT SNJ).

    Simak:
    Putusan KPPU, Yamaha: Majelis Kesampingkan Fakta Persidangan
    50 Persen Sagu Produksi NSP untuk Pasar Ekspor

    Pembangunannya di wilayah Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah tersebut terdiri dari tiga ruas. Yakni ruas Solo-Karanganyar yang dibangun oleh pemerintah, kemudian ruas Karanganyar-Mantingan, dan Mantingan-Ngawi. Perkembangan pembangunannya hingga pertengahan Februari 2017 mencapai sekitar 61 persen.

    Sedangkan ruas Ngawi-Kertosono sepanjang 87,2 kilometer pembangunannya dilakukan oleh PT Ngawi Kertosono Jaya (PT NKJ). Pembangunannya juga terdiri dari tiga ruas, yakni Ngawi-Magetan, Magetan-Madiun, dan Madiun-Nganjuk.

    "Sejauh ini pembangunan konstruksinya sudah mencapai 50 persen. Sedangkan pembebasan lahan sudah mencapai 97 persen," kata Direktur Utama PT NKJ, Iwan Moedyarno saat mendamping kunjungan Menteri PUPR.

    Meski masih menghadapi kendala pembebasan lahan terdampak, baik pihak PT SNJ maupun PT NKJ menargetkan pembangunan tol Solo-Kertosono tersebut dapat selesai pada akhir tahun 2017.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H