Jokowi Ingin Sumatera Utara Jadi Hub Internasional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas membahas LRT di Kantor Kepresidenan, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 6 Februari 2017.  TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas membahas LRT di Kantor Kepresidenan, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 6 Februari 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menggelar ratas terkait Proyek Strategis Nasional (PSN). Kali ini, Jokowi menggelar rapat terkait PSN di Provinsi Sumatera Utara yang ditargetkan bisa menjadi hub (pusat kegiatan) berskala internasional.

    "Secara geografis, Sumatera Utara memiliki posisi strategis karena berada di jalur palayaran internasional Selat Malaka yang dekat dengan Singapura, Malaysia, dan Thailand," ujar Jokowi saat membuka ratas di Istana Kepresidenan, Kamis, 16 Februari 2017.

    Jokowi  melanjutkan menjadikan Sumatera Utara menjadi hub internasional harus diikuti dengan langkah langkah lain. Salah satunya, menggenjot pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan, bandara dan jalan tol yang berkaitan erat dengan konsep hub internasional.

    Baca: Permudah Investasi, Thomas Lembong Siapkan Tiga Strategi

    Sebagai catatan, salah satu PSN di Sumatera Utara yang telah diusulkan pemerintah via Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas adalah Tol Tebing Tinggi-Pematangsiantar-Parapat- Tarutung-Sibolga. Selain itu, ada juga proyek Kereta Api dengan jalur Tebing Tinggi hingga Kuala Tanjung.

    "Kesiapan infrastruktur akan berdampak pada kecepatan pengembangan kawasan ekonomi khusus di Sei Mangkei maupun kawasan industri khusus lainnya yang sedang kita siapkan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi di Sumatera," ujar Jokowi.

    Baca: Aset Lembaga Jasa Keuangan Khusus Naik 16 Persen

    Terakhir, Jokowi mengingatkan bahwa kawasan Sumatera Utara juga bisa dikembangkan sebagai salah satu tujuan utama pariwisata. Hal ini mengingat Sumatera Utara memiliki wisata alam yang menarik seperti Danau Toba.

    "Danau Toba harus kita garap secara serius sebagai destinasi wisata. Perlu juga dilakukan penataan kawasan, pembangunan infrastruktur penunjang seperti hotel atau restoran, memperbanyak atraksi wisata, serta peningkatan kemampuan SDM," ujar Jokowi yang ingin pengembangan wisata ini juga menguntungkan pelaku bisnis Kecil, Menengah, dan Mikro.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.