Semester Pertama, Apple Mulai Bangun Pusat Riset di Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perindustrian, Airlangga Hartato usai rapat dengan Kemenko Perekonomian membahas struktur harga gas industri, di Jakarta, 4 Oktober 2016. Tempo/Richard Andika

    Menteri Perindustrian, Airlangga Hartato usai rapat dengan Kemenko Perekonomian membahas struktur harga gas industri, di Jakarta, 4 Oktober 2016. Tempo/Richard Andika

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bertemu dengan Duta Besar Amerika Serikat pada Senin, 13 Februari 2017. Salah satu poin yang dibicarakan kedua pihak adalah perkembangan rencana investasi Apple di Indonesia.

    Baca: 97 Perusahaan Teknologi Lawan Larangan Imigrasi Trump

    "Apple kan akan membangun innovation center tahun ini. Semester pertama akan segera beroperasi," ucap Airlangga saat ditemui di Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Senin.

    Airlangga menuturkan hal ini sangat positif, terlebih pihak Apple berjanji akan melakukan investasi di tiga kota di Indonesia. Adapun Duta Besar Amerika Serikat Joseph R. Donovan Jr. mengatakan investasi itu memberikan signal positif bagi hubungan kedua negara.

    Baca: Bangun Pusat Riset di Indonesia, Apple Gelontorkan Rp 100 M

    Menurut Airlangga, pihak Amerika juga tertarik pada pengembangan kawasan, sehingga pihaknya merasa perlu ada diskusi dengan pihak kamar dagangnya. "Sehingga mereka bisa melihat apa yang bisa diinvestasikan di Indonesia."

    Ketika ditanyai soal kawasan ekonomi khusus mana yang diincar Amerika, Airlangga mengaku belum ada pembicaraan spesifik.

    Menurut Airlangga, Amerika paling besar berinvestasi di minyak dan gas, mineral, serta pembangkit listrik. Selain itu, kerja sama dilakukan di bidang sepatu, alasannya salah satu produsen merek Nike adalah Indonesia.

    DIKO OKTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Puncak Gunung Everest Mencair, Mayat Para Pendaki Tersingkap

    Akibat menipisnya salju dan es di Gunung Everest, jenazah para pendaki yang selama ini tertimbun mulai tersingkap. Ini rincian singkatnya.