Garuda Indonesia Segera Buka Rute Lombok-Guangzhou  

Reporter

Pesawat Garuda Indonesia. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - General Manager PT Garuda Indonesia di Mataram, Mochammad Yansuerio, menyatakan, dalam waktu dekat maskapai penerbangan nasional akan membuka penerbangan langsung Lombok-Guangzhou, Cina.

"Lombok-Sumbawa kian hari kian dikenal di tingkat nasional maupun mancanegara. Hal ini menjadi pertimbangan kami menambah frekuensi penerbangan pada beberapa rute, salah satunya Lombok-Guangzhou," kata Yansuerio, seusai bertemu Gubernur NTB, Zainul Majdi, di Mataram, Jumat, 10 Februari 2017.

Baca:
Incar 50 Persen Pangsa Pasar di 2019, Ini Strategi KTB
JK Optimistis Realisasi Holding BUMN Selesai Tahun Ini

"Nanti frekuensi penerbangan dua kali seminggu," ujarnya. Selain membuka rute Lombok-Guangzhou, manajemen PT Garuda Indonesia juga akan membuka rute domestik. Garuda juga akan menambah frekuensi penerbangan rute Lombok-Yogya dan Lombok Makassar dari sekali seminggu menjadi dua kali seminggu.

Simak:
Pemerintah Setujui Permohonan Freeport dan AMNT Jadi IUPK
BI Tidak Beroperasi Saat Pilkada 2017

"Demikian juga dengan rute Lombok-Surabaya dan Lombok-Jakarta yang okupansinya mencapai 80-85  persen, juga direncanakan akan ditambah frekuensinya," jelasnya. 

ANTARA






Surati Jokowi hingga Erick Thohir, Ratusan Karyawan Aerofood Protes PHK Sepihak

15 hari lalu

Surati Jokowi hingga Erick Thohir, Ratusan Karyawan Aerofood Protes PHK Sepihak

Sebanyak 152 karyawan Aerofood Indonesia menolak PHK yang dilakukan perusahaan katering milik Garuda Indonesia tersebut.


Garuda Rugi Rp 62 Triliun pada 2021, Dirut Klaim Kinerja Pulih dalam 2-3 Tahun

28 hari lalu

Garuda Rugi Rp 62 Triliun pada 2021, Dirut Klaim Kinerja Pulih dalam 2-3 Tahun

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. membukukan kerugian yang diatribusikan ke entitas induk senilai US$ 4,16 miliar atau setara dengan Rp 62 triliun.


Tidak Daftar PKPU Garuda, Bagaimana Nasib Piutang Boeing dan Kreditur Lain?

52 hari lalu

Tidak Daftar PKPU Garuda, Bagaimana Nasib Piutang Boeing dan Kreditur Lain?

Kreditur yang tidak mendaftar voting PKPU Garuda bisa menyelesaikan piutangnya melalui pengadilan negeri atau arbitrase.


Boeing Tidak Ikut Voting PKPU Garuda Indonesia

54 hari lalu

Boeing Tidak Ikut Voting PKPU Garuda Indonesia

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Irfan Setiaputra mengatakan Boeing tidak ikut dalam voting suara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU)


Garuda Nego Utang Rp 143 Triliun, Dirut: Sangat Kompleks

55 hari lalu

Garuda Nego Utang Rp 143 Triliun, Dirut: Sangat Kompleks

Garuda akan menghadapi putusan PKPU pada 20 Juni 2022.


Garuda Berencana Tambah Pesawat bila PKPU Berhasil

55 hari lalu

Garuda Berencana Tambah Pesawat bila PKPU Berhasil

Garuda kini tinggal memiliki 29 unit pesawat--seluruh armada itu merupakan aset milik perseroan.


Selesaikan Utang Rp 143 Triliun, Garuda Sebut 50 Persen Kreditur Dukung PKPU

55 hari lalu

Selesaikan Utang Rp 143 Triliun, Garuda Sebut 50 Persen Kreditur Dukung PKPU

Garuda akan menghadapi masa pemungutan suara atas proposal perdamaian yang diajukan kepada kreditur pada 17 Juni 2022.


Garuda Ajukan Penundaan Voting PKPU, Dirut Klaim Ada Sinyal Positif

57 hari lalu

Garuda Ajukan Penundaan Voting PKPU, Dirut Klaim Ada Sinyal Positif

Garuda mengajukan permohonan penundaan tahapan pemungutan suara atau voting dalam proses PKPU selama dua 2 hari.


Garuda Klaim Nego dengan Kreditur Hampir Final, Dirut: Semua Kooperatif

11 Juni 2022

Garuda Klaim Nego dengan Kreditur Hampir Final, Dirut: Semua Kooperatif

Dalam menghadapi PKPU, Garuda membutuhkan suara 50+1 dari headcount dan 67 persen klaim dari kreditur non-preferen yang memiliki hak voting.


Perdana, Garuda Terbangkan 1.506 Jemaah Haji ke Madinah Hari Ini

4 Juni 2022

Perdana, Garuda Terbangkan 1.506 Jemaah Haji ke Madinah Hari Ini

Penerbangan haji oleh Garuda Indonesia menjadi keberangkatan perdana jemaah haji asal ke Tanah Suci sejak pandemi Covid-19.