PR Mahasiswa KKN, Sisir Kerluarga Miskin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahasiswa KKN Tim II sosialisasikan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi konsentrat bagi ternak bagi Masyarakat Di Desa Karangseneng. hal ini disampaikan saat kunjungan Tim LPPM, Jumat, 21/8, di kantor Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung. Sumber foto : unpad.ac.id KOMUNIKA ONLINE

    Mahasiswa KKN Tim II sosialisasikan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi konsentrat bagi ternak bagi Masyarakat Di Desa Karangseneng. hal ini disampaikan saat kunjungan Tim LPPM, Jumat, 21/8, di kantor Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung. Sumber foto : unpad.ac.id KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, mahasiswa bisa ikut membantu pemerintah dalam melakukan penyisiran terhadap masyarakat miskin di desa tempat mereka melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN).

    "Dengan demikian, tidak ada masyarakat miskin yang tercecer yang tidak memperoleh bantuan sosial sebagaimana amanat Nawacita," kata Khofifah di Ambon, Maluku, Kamis, 9 Februari 2017, sebagaimana dikutip dari siaran pers.

    Khofifah menambahkan desa menjadi sasaran utama karena angka kemiskinan di desa dua kali lipat lebih tinggi daripada di kota. Aksesibilitas terhadap layanan publik pun sangat minim.

    "Persentase penduduk miskin di desa mencapai 13,96 persen, sementara di kota hanya 7,73 persen," katanya.

    Khofifah mengemukakan hal itu saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Pengembangan Model Desa Sejahtera Mandiri yang melibatkan 16 perguruan tinggi melalui KKN di Kampus Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM).

    Ia berharap KKN di satu titik desa bisa dilaksanakan secara terus menerus, minimal dua sampai tiga tahun, hingga desa tersebut menjadi desa mandiri dan berdaya.

    Penyisiran secara terus menerus ini, kata dia, akan semakin mempercepat penanganan kemiskinan di daerah tersebut.

    "Kalau ada yang rumahnya tidak layak huni kami ada program Rutilahu, atau jika ada lansia miskin dan penyandang disabilitas Kemensos juga punya bantuan untuk mereka," ujarnya.

    Oleh karena itu, Khofifah berharap langkah kerja sama yang dilakukan oleh UKIM bisa diikuti oleh perguruan tinggi lainnya di Indonesia.

    Pada bagian lain Khofifah menyoroti kondisi desa saat ini yang berbeda dengan masa lalu. Kearifan lokal yang dulu begitu dijunjung tinggi, saat ini mulai hilang dan tercerabut dari lokalitasnya sendiri.

    Nilai-nilai toleransi, setia kawan, solidaritas, gotong royong, tenggang rasa, dan saling menghormati semakin terkikis. Masyarakat semakin intoleran individualistis, acuh, dan saling curiga.

    Padahal, kata dia, kearifan lokal menjadi modal utama pembangunan di tengah kemajemukan Indonesia. "Jadi, meskipun berbeda suku, agama, dan ras pemikirannya tetap satu membangun desa menjadi lebih permai dan sejahtera," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?