MMPX Bakal Lepas Saham MPMFinance  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pergerakan saham. TEMPO/Imam Sukamto

    Ilustrasi pergerakan saham. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan consumer automotive PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) mengumumkan rencana menjual sebagian sahamnya di PT Mitra Pinasthika Mustika Finance (MPM Finance) kepada mitra strategisnya, JACCS Co Ltd (JACCS), yang merupakan perusahaan pembiayaan asal Jepang.

    Rencana penjualan saham ini akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan perjanjian definitif, termasuk memperoleh persetujuan lebih dulu dari semua pemangku kepentingan, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para kreditur MPM Finance, dan pemenuhan terhadap seluruh peraturan hukum yang berlaku.

    "Melalui rencana ini, MPMX akan menjual sekitar 20 persen sahamnya kepada JACCS, sehingga akan mengurangi porsi kepemilikannya dari 60 persen menjadi 40 persen," ujar manajemen MPMX dalam keterangan persnya, Jumat, 3 Februari 2017.

    Lewat transaksi ini, JACCS akan menambah porsi sahamnya di MPM Finance dari 40 persen menjadi 60 persen. MPM Finance adalah anak usaha MPMX yang bergerak di bidang pembiayaan yang menawarkan jasa pembiayaan konsumen dan komersial, baik untuk individu maupun korporasi, melalui seratus kantor cabang dan outlet di seluruh Indonesia.

    Rencana penjualan sebagian saham ini adalah inisiatif MPMX untuk berfokus meningkatkan pertumbuhan bisnis utamanya di bidang consumer automotive. "Kami yakin JACCS sebagai mitra strategis jangka panjang kami akan mampu mengoptimalkan pertumbuhan bisnis MPM Finance ke tingkat selanjutnya."

    Setelah transaksi ini selesai dilaksanakan, MPMX akan terus memberikan dukungannya kepada MPM Finance dengan menyediakan akses ke seluruh jaringan perseroan.

    PRAGA UTAMA 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.