Kabupaten Indragini Kenalkan Potensi Sagu ke Investor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapurung, makanan khas Sorowako yang terbuat dari sagu di Desa Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. TEMPO/Fardi Bestari

    Kapurung, makanan khas Sorowako yang terbuat dari sagu di Desa Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. TEMPO/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau mengenalkan tanaman sagu kepada investor sebagai upaya promosi salah satu komoditas unggulan daerah itu.

    "Upaya promosi yang dilakukan adalah dengan ikut serta dalam pameran baik tingkat provinsi maupun nasional," kata Aswin Bovita Kasi Promosi dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Kabupaten Inhil di Tembilahan, Minggu 22 Januari 2017.

    Ia menyampaikan tanaman sagu dapat dikelola dan dikembangkan sebagai sumber pangan alternatif. Selain dapat diolah menjadi sumber pangan, sagu juga bisa dijadikan bahan baku industri. Aswin menilai sagu memiliki sumber karbohidrat yang lebih baik dari beras

    Ia mencatat luas lahan perkebunan sagu di Indragiri Hilir pada 2014 tercatat dengan luas lahan 17.890 Hektare dan tahun 2015 meningkat menjadi 17.969 Hektare. Hingga tahun 2016 luas lahan sagu di Inhil telah mencapai 17.983 Hektar.

    Aswin menyebutkan bahwa peningkatan perluasan lahan perkebunan sagu itu dicapai dengan program peremajaan serta dilakukan penanaman kembali sehingga populasinya tetap terjaga.

    "Sagu juga merupakan salah satu makanan khas tradisional dan diolah menjadi beragam makanan ringan yang dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Indragiri Hilir," katanya.

    Sagu merupakan makanan khas Riau. Oktober tahun lalu, ribuan warga Pekanbaru memadati Festival Kuliner Sagu Riau Menyapa Dunia yang digelar di halaman Kantor Gubernur Riau. Sebanyak 350 jenis sagu dihidangkan untuk memecahkan rekor MURI.

    Ratusan stand tersebut dipenuhi oleh peserta yang menyuguhkan sagu dari berbagai daerah di provinsi melayu itu. Bermacam jenis olahan sagu yang disuguhkan seperti Lontong Sagu Riau, Mie Sagu, kue dari tepung sagu, bubur sagu.

    Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan Riau memperkenalkan sagu kepada dunia sebagai makanan khas untuk menunjang pariwisata. Pemprov Riau merupakan penggelar acara Festival Kukiner Sagu Riau menyapa dunia.

    "Sagu dijadikan kuliner unggulan untuk menunjang potensi pariwisata. Sagu dinilai banyak peminat wisatawan lokal dan wisatawan asing," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.