Cabai Setan di Kudus Tembus Rp100.000/Kg

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cabai rawit merah. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Cabai rawit merah. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga jual cabai setan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah saat ini tembus hingga Rp100.000 per kilogram, sedangkan komoditas lainnya cenderung berfluktuasi. Cabai jenis ini disebut cabai setan karena lebih pedas dari cabai rawit biasa.

    "Cabai yang harga jualnya naik menjadi Rp100.000/kg itu, bukanlah komoditas utama yang dibutuhkan masyarakat," kata Kepala Seksi Fasilitasi Perdagangan pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Teddy Hermawan di Kudus, Kamis 12 Januari 2017.

    Meskipun cabai setan naik tinggi, dia memastikan, tidak akan mengurangi minat masyarakat membeli cabai, mengingat jenis cabai yang paling banyak dibeli hingga kini harga jualnya masih stabil dengan harga bisaran Rp50.000 per kilogram.

    Ia mengatakan, cabai setan yang harga jualnya mahal itu, hanya digunakan sebagai campuran untuk menambah rasa pedas.

    Harga jual cabai setan naik menjadi Rp100.000/kg, kata dia, terjadi sejak Selasa 10 Januari 2017. Untuk harga cabai jenis merah besar teropong dijual Rp30.000/kg, cabai merah besar keriting Rp45.000/kg dan cabai rawit hijau Rp46.000/kg.

    Komoditas lainnya, seperti gula pasir pekan ini justru turun Rp500 menjadi Rp12.500/kg dan minyak goreng curah turun Rp1.000 menjadi Rp11.500/kg. Hal serupa juga terjadi pada komoditas telur ayam negeri menjadi Rp18.000/kg, dari sebelumnya mencapai Rp19.000/kg.

    Sementara harga jual bawang merah, kata dia, saat ini juga turun menjadi Rp32.000/kg, dibanding sebelumnya mencapai Rp35.000/kg. "Untuk bawang putih justru naik Rp2.000 menjadi Rp37.000/kg," ujarnya.

    Saidah, salah satu pedagang sayur mayur di Pasar Bitingan mengakui, harga jual cabai setan saat ini memang mahal, sehingga dirinya tidak berani kulakan. Konsumen rumah tangga juga jarang membeli lombok jenis itu, karena mereka lebih senang membeli lombok jenis rawit putih.

    Ia mengatakan, konsumen rumah tangga ketika membeli cabai tidak sampai kiloan, melainkan hanya Rp4.000 atau Rp2.000 dengan meminta berbagai jenis cabai.

    Fluktuasi harga jual cabai, lanjut dia, memang biasa terjadi, karena disesuaikan dengan musim panen atau stok barang di pasaran. "Jika stok kembali melimpah, biasanya harga jual berbagai jenis cabai akan turun bervariasi," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.