Perusahaan Pembiayaan Diminta Tambah Modal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Fuad Rahmany mengatakan agar perusahaan pembiayaan memperkuat struktur permodalannya. "Modal yang kuat penting untuk memperkokoh perusahaan,” katanya di Jakarta, kemarin. Dia menuturkan, kondisi makro ekonomi Indonesia masih rentan selama perekonomian masih terlalu tergantung kepada lembaga perbankan. Seharusnya, kata dia, ada pemisahan risiko antara lembaga keuangan bank dan non bank. Sebab, tren di negara maju menunjukkan peran lembaga keuangan non bank semakin besar. Ada tiga cara yang disarankan Fuad untuk meningkatkan peran itu. Pertama, menambah modal disetor, merger dan akuisisi, serta menawarkan saham di pasar modal. Namun, menurut Presiden Direktur PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. Benny Wenas, perusahaan pembiayaan memiliki kendala untuk menambah modal. "Bank terlalu berhati-hati menyalurkan kredit melalui perusahaan pembiayaan,” katanya. SOFIAN

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.