Bapepam Akan Tutup Perusahaan Pembiayaan Tak Aktif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Fuad Rahmany mengatakan, akan menutup perusahaan pembiayaan yang tak aktif beroperasi. "Yang tidak sehat dan aktif sudah tidak perlu ada lagi. Proses ini sudah dimulai, sudah ada beberapa yang kami tutup," ujarnya di Jakarta hari ini. Pertengahan Juli lalu, Bapepam-LK telah mencabut izin sembilan perusahaan pembiayaan, yaitu PT Aditya Mata Leasing, PT Bunas Multi Finance, PT Fulsodelta Multifinance, PT Jakarta International Finance Corporation, PT Kosa Multi Finance, PT Nagabe Internusa Multi Finance, PT Pinaesaan Multi Finance, PT Sajiwa Express Multi Finance, dan PT Servitia Finance.Kemudian disusul sembilan perusahaan lagi pada pertengahan Agustus, yaitu PT Berkatama Raya Finance, PT Bogor Multi Finance, PT Citraduta Shakafinance, PT Citramegah Asri Finance, PT Indopac Perdana Finance, PT Manly Unitama Finance, PT Optima Persada Finance, PT Putra Surya Mulidana, dan PT Surya Supratama Finance. "Beberapa yang tak aktif diberikan surat peringatan dulu sebelum ditutup," kata Fuad.Menurut Kepala Biro Perbankan, Pembiayaan dan Penjaminan Bapepam-LK Ngalim Sawega, sebenarnya Bapepam tidak punya standar mengenai aktif atau tidaknya perusahaan pembiayaan. "Secara yuridis tidak aturan itu. Ini masalah sosiologis saja," katanya. Berdasarkan data dari Departemen Keuangan, terdapat 210 perusahaan pembiayaan yang memiliki izin operasi. Menurut Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia Susilo Sudjono, banyak di antara perusahaan itu tidak aktif. Anggota asosiasi pun hanya 134 dan masih aktif beroperasi. Akan tetapi, banyak perusahaan pembiayaan yang tetap beroperasi sekadar untuk mempertahankan izin. Hal ini karena pemerintah tidak mengeluarkan izin baru untuk perusahaan pembiayaan.SOFIAN

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.