2017, Pemerintah Genjot Pembangunan Kawasan Industri Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perindustrian, Airlangga Hartato usai rapat dengan Kemenko Perekonomian membahas struktur harga gas industri, di Jakarta, 4 Oktober 2016. Tempo/Richard Andika

    Menteri Perindustrian, Airlangga Hartato usai rapat dengan Kemenko Perekonomian membahas struktur harga gas industri, di Jakarta, 4 Oktober 2016. Tempo/Richard Andika

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian menggenjot pembangunan tiga kawasan industri tahun ini, yakni Kawasan Industri Bitung, Sulawesi Utara; Kawasan Industri Konawe, Sulawesi Tenggara dan Kawasan Industri Palu, Sulawesi Tengah.

    "Tiga kawasan industri tersebut akan dipercepat tahun ini," kata Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Imam Haryono saat dihubungi ANTARA News di Jakarta, Senin, 9 Januari 2017.

    Imam menyampaikan, pembangunan sarana dan prasarana di ketiga kawasan industri tersebut akan menjadi prioritas, karena beberapa investor tengah bersiap untuk membangun industri di sana. "Kalau di Bitung, investor yang bergerak di sektor farmasi herbal sudah berminat. Status tanahnya seluas 92,96 hektare sudah terdaftar," ujar Imam.

    Sementara itu, investor yang bergerak di bidang pengolahan minyak atsiri dan karet juga berminat untuk membangun industrinya di Kawasan Industri Bitung. Tiga dari 14 kawasan industri prioritas yang dibangun di luar Pulau Jawa mulai beroperasi, yakni Kawasan Industri Sei Mangke, Sumatera Utara; Morowali, Sulawesi Tengah; dan Bantaeng, Sulawesi Selatan.

    Kemudian, delapan kawasan industri lainnya masih dalam tahap perencanaan, yakni kawasan industri di Teluk Bintuni, Papua Barat; Buli, Maluku Utara; Ketapang, Kalimantan Barat; dan Landak, Kalimantan Barat.

    Selain itu, kawasan industri Batu Licin, Kalimantan Selatan; Tanggamus, Lampung; Kuala Tanjung, Sumatera Utara dan Jorong, Kalimantan Selatan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.