392 Kilometer Jalan Tol Akan Beroperasi Tahun Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimoeljono berpidato dalam acara seminar nasional `Kembalinya Peran Negara dalam Penyediaan Infrastruktur Dasar` di Thamrin Nine Balorrom, Jakarta, 17 Desember 2015. Dalam seminar tersebut narasumber mengkaji pentingnya kembali ke prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan infrastruktur serta pentingnya peran pemerintah. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimoeljono berpidato dalam acara seminar nasional `Kembalinya Peran Negara dalam Penyediaan Infrastruktur Dasar` di Thamrin Nine Balorrom, Jakarta, 17 Desember 2015. Dalam seminar tersebut narasumber mengkaji pentingnya kembali ke prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan infrastruktur serta pentingnya peran pemerintah. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.COJakarta - Dalam rangka meningkatkan konektivitas untuk mendorong pemerataan pembangunan di daerah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan tahun ini akan ada penambahan ruas jalan tol yang akan beroperasi sepanjang 392 kilometer. Bila dijumlahkan dengan capaian dua tahun sebelumnya, jalan tol baru yang akan beroperasi sepanjang 567,9 kilometer.

    "Jadi, capaian tahun 2016, ada 44 kilometer yang beroperasi, kemudian untuk 2017 ada 392 kilometer yang akan beroperasi. Itu tambahannya. Jadi proyeksi total sampai 2017 adalah 567,9 kilometer jalan tol yang beroperasi," tutur Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, setelah melakukan kunjungan ke ruas Jalan Tol Pemalang-Batang dan Batang-Semarang, melalui siaran pers, Ahad, 8 Januari 2017.

    Baca: Wijaya Karya Garap Tol Bogor Ring Road Seksi II B

    Selanjutnya, untuk tahun 2018, Menteri Basuki menargetkan jalan tol yang beroperasi menjadi 1.182,7 km dan pada 2019 menjadi 1.851,4 km. "Dengan demikian, target kita membangun 1.000 km jalan tol dalam waktu lima tahun ke depan dapat tercapai dan mudah-mudahan dapat melebihi target hingga 1.851,4 km," kata Menteri Basuki.

    Berdasarkan data, terdapat 34 seksi jalan tol yang akan diresmikan pengoperasiannya sepanjang tahun 2017. Beberapa jalan tol lain yang akan diresmikan di antaranya Bekasi-Cawang-Kampung Melayu seksi 1 segmen Pangkaljati-Jakasampurna (8,28 km), Semarang-Solo seksi 3 (Bawen-Salatiga) (17,6 km), SoloNgawi yang dibangun pemerintah (APBN) KartosuroKaranganyar (20,9 km), seksi 1 SoloMantingan Segmen SragenMantingan (21,35 km), dan seksi 2 MantinganNgawi (34,2 km).

    Baca: Kemenhub Siapkan Dana Subsidi Rp 100 Milar untuk Tol Laut

    Selain itu, ruas jalan tol cukup panjang yang akan diresmikan tahun ini adalah Jalan Tol Ngawi-Kertosono seksi 1-3 (49,51 km) dan Kertosono-Mojokerto seksi 2 Jombang-Mojokerto Barat (19,9 km).

    Untuk jalan tol di Pulau Sumatera yang akan beroperasi tahun ini di antaranya Jalan Tol Medan-Binjai seksi 2 Helvetia-Semayang (6,18 km) dan seksi 3 Semayang-Binjai (4,28 km), Palembang-Indralaya seksi 1 Palembang-Pamulutan (7,75 km) dan seksi 3 KTM-Simpang (9,28 km), serta Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sebanyak tujuh seksi (61,75 km).

    ALI HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.