Sabtu, 15 Desember 2018

Pilot Citilink Mabuk, Menteri Budi: Kami Minta Maaf

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. ANTARA

    Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. ANTARA

    TEMPO.CO, Surabaya -Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta maaf mengenai kasus pilot Citilink yang diduga mabuk menjelang penerbangan dari Jakarta ke Surabaya pada 28 Desember lalu. Budi engajak semua pihak di industri penerbangan agar introspeksi diri.

    “Jujur kami minta maaf atas kejadian itu. Kami juga berterima kasih atas mereka yang menginformasikan (kejadian) itu,” kata Budi  di sela peninjauan di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Tanjung Perak Surabaya, Sabtu, 31 Desember 2016.

    Budi menambahkan insiden pilot Citilink mabuk tersebut menjadi introspeksi bersama atas pelaksanaan regulasi yang sudah ditetapkan. Peraturan itu menggunakan azas kepercayaan terhadap maskapai untuk dijalankan. “Regulasi sudah bagus itu kok tidak berjalan dengan baik?” ujarnya.

    Baca:   Pilot Mabuk, Ini Penjelasan Citilink

    Untuk itu, Budi menegaskan  akan melakukan pembenahan. “Kami akan melakukan upaya-upaya yang konservatif melalui pemeriksaan-pemeriksaan yang dilakukan secara acak,  tak hanya dilakukan setiap enam bulan sekali, tapi setiap hari."

    Menteri Budi juga memastikan telah mengirim surat peringatan kepada maskapai Citilink berisi teguran berupa peringatan pertama, yang intinya meminta pengawasan terhadap pilot. "Saat ini pilotnya sudah dilarang terbang sambil menunggu pemeriksaan," katanya.

    Sebuah  video yang menampilkan seorang pilot berjalan terhuyung-huyung dalam proses pengecekan oleh petugas bandara beredar luas di jagat maya. Tekad Purna Agniamartanto yang tercatat sebagai  pilot Citilink  berbicara melantur saat hendak melakukan penerbangan dari Jakarta ke Surabaya pada Rabu, 28 Desember.

    Baca: Video Pilot Mabuk Beredar

    Akibat peristiwa ini, Chief Executive Officer PT Citilink Albert Burhan memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat, 30 Desember 2016. Direktur Operasional Citilink Hadinoto Soedigno ikut mengundurkan diri bersama.

    ARTIKA RACHMI FARMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penyerangan Polsek Ciracas Diduga Ada Konflik TNI dan Juru Parkir

    Mabes Polri akan mengusut penyerangan Polsek Ciracas yang terjadi pada Rabu, 12 Desember 2018 dini hari. Diduga buntut konflik TNI dengan juru parkir.