95 persen Tiket KA Liburan Natal-Tahun Baru Habis terjual  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro disambut oleh kepala Stasiun Besar Yogyakarta saat memantau kesiapan armada kereta api jelang liburan Natal dan Tahun Baru, Yogyakarta, 7 Desember 2016. PT. KAI menambahkan jumlah kursi untuk 28 perjalanan KA selain 328 perjalanan KA reguler yang akan dioperasikan selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2017. TEMPO/Pius Erlangga

    Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro disambut oleh kepala Stasiun Besar Yogyakarta saat memantau kesiapan armada kereta api jelang liburan Natal dan Tahun Baru, Yogyakarta, 7 Desember 2016. PT. KAI menambahkan jumlah kursi untuk 28 perjalanan KA selain 328 perjalanan KA reguler yang akan dioperasikan selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2017. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) VI hanya menambah satu kereta saja untuk menghadapi lonjakan penumpang tahun baru pascamomen perayaan Natal 2016.

    “Jika untuk Natal sudah ada lima kereta tambahan, untuk menghadapi tahun baru ini kami hanya menambah satu kereta lagi sehingga total ada enam kereta tambahan yang beroperasi,” ujar Kepala PT KAI Daop VI Yogyakarta Hendy Helmy, Senin, 26 Desember 2016.

    Pengoperasian kereta tambahan menghadapi Natal dan tahun baru ini sudah berlangsung pada 18 Desember hingga 8 Januari 2017. Kereta tambahan tersebut meliputi relasi Solo-Jakarta, Solo-Bandung, Yogyakarta-Jakarta, dan Yogyakarta-Surabaya. Seperti kereta Argo Lawu Tambahan dan Argo Dwipangga Tambahan yang melayani relasi Gambir-Solo Balapan.

    Kemudian, kereta Lodaya Tambahan untuk relasi Bandung-Solo Balapan, kereta Sancaka Tambahan relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng, dan Lempuyangan Ekonomi Tambahan relasi Lempuyangan-Pasar Senen.

    “Dengan kereta tambahan ini ada total 1.924 tempat duduk yang ditawarkan dibanding hari normal,” ujar Hendy. Atau total dengan kereta regular kini ada 4.004 tempat duduk setiap hari.

    Hendy menambahkan, dengan tambahan kereta tersebut, saat ini untuk penjualan tiket dengan kereta tambahan itu 95 persennya sudah habis dipesan.

    “Kecuali ada pembatalan, maka bisa kami tawarkan kembali,” ujar Hendy.

    Menurut Hendy, lonjakan penumpang pertama terjadi 23 Desember 2016 lalu menjelang Natal yang kemudian berangsur menurun sampai 25 Desember 2016.

    “Nah, puncak lonjakan ini akan terjadi lagi 29 Desember 2016-2 Januari 2017, namun kami perkirakan tak signifikan karena sebagian tetap stay di Yogya sejak sebelum Natal,” ujar Hendy.

    Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto memproyeksikan lonjakan penumpang pada libur Natal dan tahun baru kali ini naik 6 persen.

    Jumlah penumpang ini mengalami peningkatan dibandingkan tiga tahun lalu yang hanya mengoperasikan tiga kereta tambahan dengan kapasitas 1.312 seat per hari.

    Pada masa Natal dan tahun baru ini, PT KAI mengoperasikan 328 perjalanan KA reguler dan 28 perjalanan KA tambahan dengan total 21.564 seat per hari atau meningkat 11 persen dari tahun lalu yang hanya 190.868 kursi. Diperkirakan, ada kenaikan penumpang dari 4.318.717 orang pada tahun lalu menjadi 4.581.300 orang.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.