Arus Kendaraan dari Merak ke Bakauheni Melonjak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan menunggu memasuki kapal untuk menyeberangi Selat Sunda di Pelabuhan Merak, Banten, 2 Juli 2016 malam. Diperkirakan, pemudik yang melalui Pelabuhan Merak ini jumlahnya naik sebesar lima persen daripada tahun sebelumnya. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

    Sejumlah kendaraan menunggu memasuki kapal untuk menyeberangi Selat Sunda di Pelabuhan Merak, Banten, 2 Juli 2016 malam. Diperkirakan, pemudik yang melalui Pelabuhan Merak ini jumlahnya naik sebesar lima persen daripada tahun sebelumnya. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera akan mengalami peningkatan pada Jumat malam hingga Sabtu, 23-24 Desember 2016.

    Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Faik Fahmi melihat ada kecenderungan pengguna jasa menyeberang ke Bakauheni, Lampung, pada akhir pekan ini, khususnya di malam hari.

    "Sejak Kamis malam (22 Desember 2016), pelabuhan mulai dipadati kendaraan. Traffic relatif lebih tinggi pada malam hingga menjelang dinihari, khususnya roda empat," kata Faik dalam siaran tertulisnya, Jumat, 23 Desember 2016.

    Faik mengatakan data produksi yang tercatat hingga Jumat pukul 08.00, trip kapal mencapai 92 perjalanan selama 24 jam. Secara keseluruhan, pihaknya mencatat sudah 159.960 penumpang yang menyeberang dari Merak menuju Bakauheni, pada 18-23 Desember 2016. Angka tersebut naik 3,7 persen dibandingkan periode lalu.

    Faik mengatakan jumlah mobil pribadi yang menyeberang sejak H-7 hingga H-2 menjelang Natal dan tahun baru, sudah mencapai 17.038 unit atau naik satu persen dibandingkan tahun lalu sebesar 16.883 unit. Untuk roda dua, tercatat 3.308 unit atau turun 12 persen pada 2015 yang mencapai 3.760 unit.

    Namun, Faik memperkirakan masih akan terjadi lonjakan signifikan pada kendaraan roda dua dan roda empat hingga Sabtu. Sebagai perbandingan, puncak traffic sepeda motor tahun lalu terjadi pada H-2 mencapai 4.400 dan 3.748 unit pada H-1.

    "Kami antisipasi dengan menyediakan lima unit tollgate untuk sepeda motor, dari biasanya hanya dua unit tollgate," ujar Faik.

    FRISKI RIANA

    Baca:
    Jembatan Geser, Pengelola Tol Purbaleunyi Batasi Kendaraan
    Ingat Bocah Jail Penyebar Kodok di Film Warkop? Ini Sosoknya
    Soal Harga BBM, Politikus Demokrat: Tak Perlu Menyindir SBY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.