Jika Lancar, Menhub Bakal Cabut Larangan Truk di Jalan Tol Brexit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan mengantre di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), di kawasan Majalengka, Jawa Barat, 2 Juli 2016. Volume kendaraan yang melintasi tol Cipali yang keluar dari gerbang Tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, meningkat hingga lima kali lipat. ANTARA/Rosa Panggabean

    Kendaraan mengantre di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), di kawasan Majalengka, Jawa Barat, 2 Juli 2016. Volume kendaraan yang melintasi tol Cipali yang keluar dari gerbang Tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, meningkat hingga lima kali lipat. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Brebes - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan hingga saat ini arus lalu lintas kendaraan yang melintasi jalan tol dari Jakarta hingga Brebes berjalan lancar dan belum menemui kemacetan. Dia berencana mencabut larangan operasi angkutan barang di jalan tol jika tidak ada kepadatan kendaraan dan arus lalu lintas lancar.

    "Kalau besok pagi ternyata lancar, koordinasi dengan Korlantas. (Jika) besok jam 10.00 WIB tidak ada kepadatan, kita akan cabut (larangannya)," katanya setelah melakukan tinjauan di pintu keluar jalan tol Brebes Exit atau yang dikenal dengan Brexit, Jumat malam, 23 Desember 2016. Budi memperkirakan masyarakat berangkat pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB sehingga kendaraan mulai ramai di Brexit pukul 04.00 WIB, Sabtu, 24 Desember 2016.

    Dia mengatakan kepadatan lalu lintas jalan tol Jagorawi saat ini lebih padat dari hari biasa. Budi menuturkan penyebab arus kendaraan di jalan tol mulai Cikarang, Cipali, Kanci Pejagan, hingga pintu jalan tol keluar Brebes Timur belum dipadati kendaraan. Pertama, masyarakat enggan untuk mudik dan memilih berlibur di Jakarta saja. "Kedua, komunikasi yang intensif kepada masyarakat terkait kondisi jalan tol Cipali yang masih terbatas dan mengatur waktu perjalanan sehingga tidak terlalu pada di hari tertentu," katanya.

    Menurut Budi, kepadatan justru terjadi di pelabuhan Merak. Arus kendaraan logistik dan manusia menuju pulau Sumatera naik sekitar 20 persen. Selain itu, Bandara Halim Perdanakusuma mulai ramai didatangi calon penumpang pesawat.

    "Kelihatannya ada kecenderungan saudara-saudara kita ini menggunakan pesawat," kata dia. Budi mengatakan penggunaan transportasi kapal turun drastis pada musim libur Natal dan tahun baru 2017, sedangkan angkutan kereta naik hingga 35 persen.

    ALI HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.