Telkom Raih The Most Trusted Company di GCG Award 2016  

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penghargaan

    Penghargaan "Most Trusted Company" yang diterima Telkom menjadi bukti bahwa implementasi tata kelola perusahaan ini berjalan dengan baik

    INFO BISNIS - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih penghargaan sebagai “The Most Trusted Company” based on Corporate Governance Perception Index atau CGPI dan “Investors and Analysts Assessment Survey”. Dua prestasi ini diberikan dalam Good Corporate Governance (GCG) Award 2016 yang digelar majalah SWA bersama Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG), di Jakarta, Senin, 19 Desember 2016.

    Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo yang didampingi Chairman IICG G. Suprayitno kepada Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen. Rasa bangga disampaikan Harry dalam ajang tersebut. Dia bersyukur mendapatkan pengakuan sebagai Most Trusted Company dalam GCG Award 2016.

    “Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa implementasi tata kelola perusahaan Telkom berjalan dengan baik. Kami semakin terpacu memberikan yang terbaik bagi para stakeholder,” ujar Harry.

    Rentetan penilaian sebagai The Most Trusted Company dilakukan Tim Penilai CGPI oleh IICG. Telkom mendapat poin 91,18 dari 13 aspek penilaian. Ketiga belas aspek penilaian tersebut adalah komitmen, transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, keadilan, kepemimpinan, kapabilitas, strategi, risiko, etika, budaya, dan keberlanjutan.

    Selain itu, investors and analysts assesment survey dilakukan oleh tim riset SWA kepada investor, analis, dan manajer investasi dengan enam variabel penilaian. Keenam penilaian tersebut adalah akuntabilitas, transparansi, responsibilitas, komitmen, independensi, dan keadilan pada pemegang saham minoritas.

    Kemudian, oleh Tim Penilai CGPI, ada empat tahapan penilaian, meliputi self-assessment, sistem dokumentasi, penyusunan makalah, dan observasi.

    CGPI adalah program riset dan pemeringkatan penerapan GCG pada perusahaan-perusahaan di Indonesia melalui perancangan riset. Riset ini akan mendorong perusahaan terus meningkatkan kualitas penerapan konsep corporate governance (CG) secara berkesinambungan (continuous improvement). Di samping itu, mereka juga akan terus melakukan berbagai evaluasi dan pembandingan (benchmarking) sebagai bagian dari peningkatan kualitas.

    Pada kesempatan berbeda sebelum penyerahan penghargaan, Direktur Digital & Service Portfolio Telkom Indra Utoyo menyampaikan presentasi tentang “Pengembangan Model Bisnis TIMES Menuju Pertumbuhan Bisnis Telkom Indonesia Berbasis Governance, Risk & Compliance”. Dalam penjelasannya, Indra mengatakan Telkom mempunyai lima pilar utama untuk memperkuat GCG.

    Pilar kepemimpinan tersebut adalah efektif, kejelasan tugas dan tanggung jawab, kemampuan manajemen dan kompetensi karyawan, evaluasi kinerja yang efektif, serta penghargaan dan pengakuan. Lima pilar ini menjadi prioritas mengingat Telkom telah menjadi perusahaan dual listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE). (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.