AGC Akuisisi Perusahaan CDMO Biofarmasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar Indonesia untuk Meksiko, Yusra Khan (berkemeja batik, tengah) dalam Bazar ASEAN 2016 yang diselenggarakan ASEAN Committee in Mexico City (ACMC)  di Parque Lincoln, taman kota  di Mexico City, 10 Desember 2016. Foto: KBRI Meksiko

    Duta Besar Indonesia untuk Meksiko, Yusra Khan (berkemeja batik, tengah) dalam Bazar ASEAN 2016 yang diselenggarakan ASEAN Committee in Mexico City (ACMC) di Parque Lincoln, taman kota di Mexico City, 10 Desember 2016. Foto: KBRI Meksiko

    TEMPO.CO, Jakarta - AGC Asahi Glass (AGC), produsen kaca, bahan kimia, dan bahan berteknologi tinggi dunia terkemuka, pada tanggal 20 Desember mengumumkan telah memasuki tahap kesepakatan untuk mengakusisi 100 persen saham CMC Biologics (CMC), produsen bahan farmasi aktif (API) biologis terkemuka.

    Akuisi ini didukung jajaran investor besar seperti Monitor Clipper Partners dan European Equity Partners, dengan nilai transaksi sekitar 60 miliar yen. Transaksi tunduk pada kebijakan badan antimonopoli terkait dan diperkirakan rampung pada Januari 2017.

    CMC adalah perusahaan manufaktur dan pengembangan berbasis kontrak (CDMO) yang menawarkan layanan manufaktur API biologis dengan mamalia dan mikroba sebagai inang. Perusahaan ini menyediakan layanan konstruksi jaringan sel bernilai tinggi, pengembangan proses, peningkatan skala dan manufaktur API yang digunakan pada pengembangan obat-obatan (untuk uji pra klinis dan klinis) dan obat-obatan biofarmasi komersial.

    Didukung sekitar 530 karyawan, CMC mengoperasikan jaringan bisnis berskala global dengan fasilitas produksi yang tersebar di Denmark (Copenhagen) dan AS (Seattle dan Berkeley).

    Chairman CMC Biologics, David Kauffmann mengatakan, "Saya sangat antusias atas bergabungnya CMC Biologics ke dalam keluarga besar AGC, perusahaan bertaraf dunia yang berkomitmen untuk wujudkan keunggulan dan kepuasan konsumen. Dedikasi AGC untuk selalu mengimplementasikan berbagai solusi teknologi terbaik dan menjalin kerjasama jangka panjang dengan klien sangat selaras dengan visi CMC Biologics untuk menjadi mitra CDMO terdepan untuk industri farmasi dan bioteknologi dunia."

    Baca
    Om Telolet Om, Menhub: Jangan Jadi Aksi Baru yang Mencelakai  
    Kontroversi Pemilihan Pahlawan di Uang Baru, Ini Kata BI
    GP Ansor Desak Presiden Evaluasi Kinerja Mentan

    "Merupakan kebanggaan bagi kami untuk dapat menjadi bagian dari AGC, perusahaan global terkemuka dengan strategi dan sumber daya bisnis jangka panjang yang ideal untuk menjadi pemilik CMC Biologics. Tim manajemen CMC siap untuk bekerjasama dengan tim AGC untuk menghadirkan dan menggabungkan lebih banyak solusi inovatif dan terfokus kepada para klien kami," ujar President dan CEO CMC Biologics, Gustavo Mahler. "Dengan akuisisi ini, saya yakin klien-klien kami akan mendapatkan nilai tambah dari berpadunya kapabilitas, pengalaman, dan lini penawaran global kami."

    AGC telah terlibat di dalam bisnis manufaktur kontrak sejak awal 2000. Akuisisi CMC adalah bagian dari strategi AGC untuk memperluas operasi CDMO biologisnya, sehingga akan melengkapi operasi AGC di Jepang dan Eropa di masa kini. Integrasi bisnis dengan CMC akan memungkinkan AGC untuk menyediakan layanan API CDMO biologis bertaraf dunia, yang didukung oleh teknologi dan solusi Manufaktur yang terbaik di kelasnya dengan inang mamalia dan mikroba untuk basis konsumen di seluruh dunia.

    Di bawah kebijakan manajemen "AGC Plus", AGC Group telah menjadikan lini bisnis Life Science-nya sebagai sektor utama. Akuisisi ini memungkinkan AGC Group untuk mempercepat dan memperluas jangkauan layanan kontrak biofarmasinya hingga ke seluruh dunia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.