Harga Karet Rebound, Seiring Pergerakan Saham Jepang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja menyadap getah karet di Jember, Jawa Timur (1/3). Dalam sehari pekerja mampu mengumpulkan 60 kg getah karet yang disetorkan ke PTPN XII dengan harga Rp 2500/kg. TEMPO/Fully Syafi

    Seorang pekerja menyadap getah karet di Jember, Jawa Timur (1/3). Dalam sehari pekerja mampu mengumpulkan 60 kg getah karet yang disetorkan ke PTPN XII dengan harga Rp 2500/kg. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pergerakan harga karet mampu rebound pada perdagangan pagi ini, Rabu (21 Desember 2016), seiring pergerakan bursa saham Jepang yang masih bertahan positif serta dampak pelemahan yen Jepang.

    Harga karet untuk pengiriman Mei 2017, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (TOCOM), rebound 2,14 persen atau 5,70 poin ke 272,40 yen per kilogram (kg) pada pukul 09.34 WIB. Sebelumnya, harga karet kontrak Mei dibuka turun 0,15% atau 0,40 poin di posisi 266,30 yen per kilogram.

    Pada perdagangan Selasa, 20 Desember 2016, harga karet bahkan berakhir anjlok 3,47 persen atau 9,60 poin ke posisi 266,70 akibat dampak pelemahan bursa saham Jepang.

    Indeks Nikkei 225 namun pagi ini naik 0,15 persen atau 29,10 poin ke level 19.523,63 setelah dibuka dengan penguatan 0,27 persen atau 52,75 poin di level 19.547,28.

    Sementara itu, nilai tukar yen Jepang kemarin ditutup melemah 0,66% atau 0,77 poin ke 117,86 per dolar AS, meski pagi ini terpantau menguat 0,24% atau 0,28 poin ke 117,58 per dolar AS pada pukul 09.40 WIB.

    Pergerakan Harga Karet Kontrak Mei 2017 di TOCOM


































    Tanggal

    Harga (Yen/Kg)

    Perubahan

    21/12/2016

    (Pk. 09.34 WIB)

    272,40

    +2,14%

    20/12/2016

    266,70

    -3,47%

    19/12/2016

    276,30

    -2,51%

    16/12/2016

    283,40

    +0,43%

    15/12/2016

    282,20

    +3,64%


    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.