Pembayaran BPJS Kesehatan, Bank Mandiri Gandeng Tokopedia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Tokopedia. Tokopedia.com

    Logo Tokopedia. Tokopedia.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Mandiri bekerja sama dengan Tokopedia untuk melayani pembayaran iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

    Penandatanganan dilakukan Senior Vice President Bank Mandiri Teddy Y. Danas dan Direktur Utama Tokopedia William Tanuwijaya. Turut hadir dalam proses penandatanganan itu, Direktur Digital Banking and Technology Bank Mandiri Rico Usthavia Frans, Direktur Keuangan BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso, serta Direktur Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Andayani Budi Lestari.

    Rico menyatakan Bank Mandiri akan menyiapkan layanan payment point online bank (PPOB) modern channel pada aplikasi Tokopedia. Model ini memungkinkan pengguna Tokopedia membayar tagihan BPJS Kesehatan menggunakan Mandiri Clickpay, kartu kredit Mandiri, kartu debit Mandiri, dan Mandiri E-Cash.

    BacaBNI Bangun Rumah Kreatif BUMN untuk Mitra Binaan

    Dukungan ini dinilai potensial mengingat saat ini jumlah masyarakat yang menggunakan aplikasi Tokopedia dalam berbelanja online mencapai 15 juta.

    "Kami berkomitmen untuk aktif memperluas akses pembayaran bagi masyarakat, khususnya melalui akses elektronik, sehingga pembayaran iuran dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja," ujar Rico di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis, 15 Desember 2016.

    SimakBank Central AS Naikkan Suku Bunga Acuan 0,25 Persen

    Secara keseluruhan, Rico menuturkan pembayaran iuran BPJS Kesehatan di Bank Mandiri dapat dilakukan melalui lebih dari 22.500 jaringan kantor cabang serta merchant retail yang telah bekerja sama dengan Bank Mandiri, seperti Alfamart. Selain itu, pembayaran dapat dilakukan melalui jaringan elektronik, seperti ATM, Internet banking, dan mobile banking.

    Total selama periode Januari-September 2016, pembayaran iuran BPJS melalui Bank Mandiri tercatat sebesar Rp 25,5 triliun yang dilakukan melalui lebih dari 274 ribu transaksi badan usaha dan 5,43 juta transaksi peserta.

    GHOIDA RAHMAH 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.