Sektor Properti Tekan Indeks Shanghai Composite

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pialang saham melihat monitor pergerakan pasar saham di Bursa Efek New York, 24 Agustus 2015. Penurunan saham di Amerika Serikat didorong oleh kekhawatiran akan kesehatan perekonomian Cina. Spencer Platt/Getty Images

    Seorang pialang saham melihat monitor pergerakan pasar saham di Bursa Efek New York, 24 Agustus 2015. Penurunan saham di Amerika Serikat didorong oleh kekhawatiran akan kesehatan perekonomian Cina. Spencer Platt/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Bursa saham Cina terjerembap paling tajam dalam enam bulan terakhir seiring memburuknya perkiraan kinerja pasar properti negeri itu dan pengetatan investasi ekuitas asuransi memicu aksi jual.

    Indeks Shanghai Composite anjlok 1,9 persen ke level 3.170,49 pada pukul 13.07 waktu setempat, mendekati level terendah sejak 13 Juni 2016 lalu.  Zhang Gang, Strategist Central China Securities Co., mengatakan pengetatan pendanaan asuransi melukai sentiment pasar karena target potensial untuk memicu kinerja saham sektor tersebut.

    Selain itu, “Minggu pertama Shenzen Link menunjukkan investor di kedua sisi relative tenang soal perkiraan pasar, sehingga tidak akan ada aliran besar ke broker,” ujarnya seperti dikutip Bloomberg, Senin (12 Desember 2016).

    Indeks acuan untuk sektor properti anjlok 3,9% setelah Presiden Direktur Vanke Co memprediksi penjualan rumah akan tergerus signifikan tahun depan. Indeks Hang Seng China Enterprises melemah1,3%, dan indeks Hang Seng turun 1,1%.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.