Heboh Harbolnas 1212, Kenapa YLKI Minta Konsumen Waspada?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Front Page Cantik. maniak Belanja Online. Shutterstock.com

    Front Page Cantik. maniak Belanja Online. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi meminta konsumen tetap waspada saat berbelanja online, khususnya dalam perhelatan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang resmi dimulai pada Minggu, 12 Desember 2016.

    "Regulasi belanja via online belum jelas dan kuat sehingga berisiko tinggi jika terjadi masalah," ujar Tulus, saat dihubungi Tempo, Senin, 12 Desember. Tulus berujar hal itu terbukti dengan tingginya jumlah pengaduan masalah belanja online.

    Baca Juga
    Sidang Ahok, PN Jakarta Utara Izinkan TV Siaran Langsung
    Teror Bom Bekasi, Dian Sewa Kamar Kos Rp 650 Ribu per Bulan

    Pengaduan itu terus meningkat. Tahun lalu tingkat pengaduan belanja online di posisi enam terbanyak. Pada 2016, jumlah pengaduan naik ke posisi tiga dari total pengaduan YLKI. "Karakternya antara lain rusak, refund yang susah, dan informasi yang tidak jelas."

    Selain meminta konsumen bijak dalam berbelanja, Tulus mengimbau konsumen agar lebih waspada dengan melindungi data pribadi ketika bertransaksi secara online. "Karena jarang penyedia jasa yang berkomitmen untuk melindungi data pribadi konsumen," ucap Tulus Abadi.

    Simak Pula
    Ahok: Sejak Kecil Ikut Perayaan Maulid Nabi
    Sehari Sebelum Sidang Ahok, Begini Persiapan di Pengadilan

    Menurut Tulus, data pribadi milik konsumen sering digunakan hanya untuk keperluan transaksi semata, atau diperjualbelikan dengan pihak lain. Sehingga konsumen harus mengecek apakah ada konfirmasi secara tertulis terkait dengan komitmen e-commerce selaku penyedia jasa dalam melindungi data pribadi konsumen.

    "Salah-salah nanti malah rekening dan atau kartu kredit konsumen dibobol selepas transaksi," ujar Tulus lagi.

    Harbolnas tahun ini mencatat 211 e-commerce turut berpartisipasi, di antaranya Lazada, Zalora, MatahariMall, BukaLapak, Elevenia, dan Blanja. Promo yang diberikan beragam mulai dari diskon besar hingga 95 persen, vocer potongan harga, hingga penawaran buy 1 get 1 untuk sejumlah produk selama perhelatan Harbolnas.

    GHOIDA RAHMAH

    Baca Pula
    Harbolnas, Garuda Beri Diskon Tiket hingga 15 Persen
    Rahasia Cara Sehat Menyantap Masakan Padang Dibeberkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.