Izin Tiga Travel Penyelenggara Umrah Dicabut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jutaan umat muslim berjalan menuju Jamarat untuk melempar jumroh, yang melambangkan melempar setan, di Mina, Mekkah, Arab Saudi, (6/11). REUTERS/Ammar Awad

    Jutaan umat muslim berjalan menuju Jamarat untuk melempar jumroh, yang melambangkan melempar setan, di Mina, Mekkah, Arab Saudi, (6/11). REUTERS/Ammar Awad

    TEMPO.COJakarta - Kementerian Agama mencabut izin penyelenggara perjalanan ibadah umrah milik tiga agen travel yang terbukti melakukan pelanggaran berat.

    Abdul Djamil, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Kementerian Agama, mengatakan pihaknya telah mencabut izin penyelenggara perjalanan ibadah umrah tiga agen travel karena terbukti tidak memberangkatkan jemaah.

    “Ada tiga travel yang dicabut izinnya karena melakukan pelanggaran berat, yakni tidak memberangkatkan calon jemaah umrah,” kata Djamil, Jumat, 2 Desember 2016.

    Djamil menuturkan, tiga agen travel yang izin menyelenggarakan perjalanan ibadah umrah-nya dicabut adalah PT Diva Sakinah di Makassar, PT Hikmah Sakti Perdana di Jakarta, dan PT Timur Sarana Tour dan Travel di Bandung.

    Menurut dia, pencabutan izin itu dilakukan untuk memberikan efek jera kepada agen travel yang terbukti melakukan kecurangan.

    Selain mencabut izin tiga agen travel, Kementerian Agama tidak memperpanjang izin penyelenggara perjalanan ibadah umrah milik empat agen travel, yakni PT Maulana di Jakarta, PT Sandhora Wahana Wisata di Jakarta, PT Nurmadania Nusha Wisata di Jakarta, dan PT Faliyatika Cholis Utama di Jawa Timur.

    “Empat agen travel yang izinnya tidak diperpanjang karena tidak mengajukan permohonan perpanjangan izin sampai batas waktu yang telah ditentukan,” ujarnya.

    Djamil juga menyebut, penyelenggaraan ibadah umrah harus berjalan lebih baik dan tertib. Saat ini, Kementerian Agama telah meningkatkan jumlah jaminan penyelenggaraan sebesar 100 persen dari setiap penyelenggara perjalanan ibadah umrah.

    Artinya, agen travel yang ingin memberangkatkan calon ibadah umrah harus memberikan jaminan bank senilai Rp 200 juta dari yang sebelumnya Rp 100 juta.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?